Sunday, January 22, 2006
kalo cinta nyerrempet lo
ati-ati nanti ada cinta yang nyerempet lo
karena gue nggak tau harus buat apa sama cinta lo!
bilur-bilur biru karena cinta nyerempet lo nggak bisaa gue obatin
karena gue udah nggak punya obatnya
lo harus caaari orrang lain untuk merawatnya
obat cinta gue udah habis untuk ngobatin luka gue sendiri
jadi sebelum lo keserempet dan luka
makanya gue jasih tahu
mending lo jangan ngeliatin gue mulu
karena bisa-bissa lu luka parah...
kaya gue dulu
Thursday, January 19, 2006
BERDOA
Gue adalah manusia yang amat sangat males untuk berdoa.
Tapi gue nggak pernah tahu alasan kenapa gue males berdoa…
Mungkin karena gue nggak bisa ngebedain antara males dan lupa….
Belakangan ini gue sering mikirin mengenai berdoa…
Ini gara-gara sebuah pendapat yang diutarakan oleh seorang teman gue….
Sebenernya topiknya adalah mengenai mendaki gunung…. Tapi lucunya topic mengenai olah raga yang gue nggak ngerti sama sekali ini ternyata closely related dengan berdoa… (sebuah kegiatan yang sama sekali ngga gue ngerti juga… HAHAHA.. GO FIGURE !!!)
Well, si temen gue itu bercerita bahwa kenikmatan naik gunung itu adalah rasa pasrah yang bisa dirasakan saat kita mulai mendaki. “Kita nggak tahu apa kita bisa sampe ato nggak, bisa pulang ato nggak” begitu kata dia…. Nah dengan deskripsi ini dia bilang kegiatan naik gunung juga bisa di ibaratkan dengan BERDOA…. (dia sih bilangnya hanya dengan naik gunung, dia baru bisa berdoa)
Karena kedua kegiatan ini membutuhkan kepasrahan total…. Berdoa berarti kita hanya bersandar kepada Tuhan doang….
Well, this kindda thingking bikin rusak konsep berdoa yang gue pahami dari dulu. Menurut gue doa adalah berbicara sama Tuhan. Jadi ‘lo bisa berdoa hanya dengan bilang “’Met Pagi, Tuhan!” … “Waduh, Ujan nih , Tuhan. Banjir nggak ya?” Hal-hal kaya gitu… Bahkan ada orang gila yang dulu pernah jadi sahabat gue bilang bahwa “Setiap nafasku adalah DOA” dan dengan pemikiran itu gue sama dia -----NGGAK PERNAH BERDOA------
Wah…..
Akhirnya setelah agak lama isi kepala gue rusak gara-gara pemikiran baru ini, gue mau coba pemikiran doa dan berpasrah itu….
Berdoanya sih bisa gue mulai, tapi berpasrahnya itu gimana?
Bagaimana cara ngelawan rasa ingin menang.. bukankah setiap manusia adalah pejuang???
Mungkin di blog depan, gue udah bisa jawab pertanyaan gue sendiri…
I’LL let you know
9 naga
dan gue ternganga….
15 menit sebelum gue masuk ke bioskop untuk nonton film itu tiba-tiba gue denger review mengenai 9 Naga di depan gue tanpa gue minta.
Agak gelagapan juga gue…..
Maklum saat ‘lo nonton sendirian, you gotta be sure that the movie u’re watching is a good one… karena lo bakal bored to death nonton sesuatu yang buruk tanpa ada orang di sebelah ‘lo untuk diajak nyela-nyela itu film … hehhehehe…..
Namun dengan keberanian tinggi gue masuk ke teater 4 megaria dan duduk dengan damai di E-9 …… right smack in the middle to watch 9 Naga…. Hoping that the review was wrong….
Katanya sih 9 naga bercerita tentang pembunuh bayaran…..
Katanya sih 9 naga action packed movie karena cast-nya bela-belain belajar nembak….
Entah kenapa gue nggak nemuin itu…..
9 Naga bagi gue adalah sebuah film lelaki dan kontemplasinya .
the fact that he is a paid hitman is just something to make it more interesting….
Tanda ini filmnya Rudi berasa di 9 Naga ini…. Dari mulai AADC dan Mengejar Matahari (gue belum nonton Tentang Dia) semua ngasih liat bahwa seorang Rudi itu jeli banget sama details… dia beneran manusia yang me-worship details… jadi rasanya nonton itu nggak di teeeppuuuuu….. (tidak seperti beberapa film Indonesia lainnya)
Well, lets start reviewing the movie then…..
Pertama…. Soundtrack-nya dasyat bung!
Waktu pertama kali denger soundtrack ini di tivi, seorang temen gue ngeluarin pernyataan ‘gila.. kaya lagu gereja….’ The fact that dia nggak pernah ke gereja kita abaikan disini…. mungkin maksudnya soundtrack 9 Naga seperti lagu rohani cocok untuk orang berkontemplasi… dan film ini emang sebuah film kontemplasi mengenai hidup dan pilihan yang diambil oleh seorang lelaki.
Kedua… Isi ceritanya
It started like Mengejar Matahari… sebuah persahabatan sejati dari masa kecil sampai dewasa.. 3 orang sahabat yang bahu-membahu menghadang kerasnya hidup di Jakarta. Pekerjaan mereka pembunuh bayaran. Pembunuh bayaran digambarin disini bukan sebagai sosok yang ketawa liat korbannya mati dan menari-nari diatas mayatnya. Tapi pembunuh bayaran yang menjawab “satu aja udah kebanyakkan” waktu ditanya berapa karung berisi mayat yang telah mereka buang ke kali itu. Pembunuh bayaran yang minta cuti untuk ngebantuin adikknya ujian masuk universitas, pembunuh bayaran yang ngantri di POS PIN supaya anaknya terimunisasi, seorang pembunuh bayaran yang bisanya menatap gadis yang disukainya tanpa bisa berkata apa-apa….
Gue bukan laki-laki…
Jadi gue nggak bisa mengkritisi ironi ini……
Tapi rasa yang gue alami saat nonton film ini adalah rasa yang sama saat gue baca cerpen-cerpennya Seno Gumira Ajidarma (mungkin karena mereka semua laki-laki?)
Ada sisi romantisme yang hadir di balik kekelaman hidup.
Kalimat ini ngerangkum pendapat gue mengenai 9 Naga….
Kalimat-kalimat seperti
“Sejak kapan ada rambut putih tumbuh disini?” kata si pembunuh bayaran itu kepada istrinya sambil menatap wajah si istri dengan lembut sesaat setelah istrinya membuka matanya saat fajar tiba.
“Sejak kapan sih abang bisa duduk lebih dari 5 menit disini?”
-“Makanya besok-besok kalau mau ngomong, ‘gebukin aja aku sampai babak belur dulu” kata sang suami saat istrinya meminta mereka pindah rumah.
Anggep aja gue saudara….
Orang terakhir yang nganggep ‘lo saudara akhirnya mati !!
Obrolan mendalam antara adik dengan orang yang membunuhnya kakaknya
“Rosmina… namamu seperti bunga……” kata si pembunuh bayaran itu kepada gadis yang disukainya, tanpa ada maksud apa-apa … hanya karena dia ingin berbicara tanpa tahu mau bicara apa……
bertaburan mengisi film ini….. gimana gue nggak tersedu-sedu ngelap tetesan airmata karena haru….
Kadang gue pikir ada hikmahnya juga bioskop itu dibikin gelap… rasanya nggak pantes banget orang kaya gue nangis karena kalimat di sebuah film.
Ketiga … Cast…..
Bagian ini kudu musti gue tulis nih…. Gue pikir Fauzi bakal jadi peran utama di film ini… ternyata dia Cuma jadi peran pendamping aja… sebenernya bagi gue ini nggak masalah ya…. Karena menurut gue Lukman Sardi pas banget jadi pembunuh bayaran yang lebih tua.. dan Fauzi keren banget jadi anak kecil yang memuja sahabatnya ini… tapi rasanya aneh karena di posternya gambar si Fauzi segede gaban yang muncul. Kenapa nggak gambar Naga aja?
Overall gue pikir film ini layak banget di tonton..
Tapi jangan nonton di megaria karena pertengahan film berhenti karena masalah teknis dan gambarnya kadang lompat-lompat …..
Bikin bete…..
Mungkin kalau udah keluar VCDnya gue tonton ulang untuk ngeliat apa yang gue miss dari film ini karena lompatan-lompatan itu…
Nah bagian terakhir ini gue mau nulis pertanyaan gue yang selama perjalanan pulang dari megaria menghantui kepala gue…. What is it with Rudi and guns? Kenapa film ‘laki’nya Rudi selalu memperlihatkan gambaran komunitas miskin Jakarta dengan sosok pistol…. Hehehee….. not that I don’t like it… I’m just curious, man!!!
Segitu aja…. Semoga kalian suka baca review gue….
Detta
Sunday, January 01, 2006
dasar perempuan !!!!
dia bercerita tentang bagaimana mantan pacarnya menghilangkan jejak kenangan mereka dengan menghancurkan barang-barang yang punya cerita mereka.
Mendengar cerita itu gue jadi berfikir tentang diri gue sendiri.
Do I relate things with the memory of a person?
jawaban gue ternyata YA !!!!
gue lagi di QB Cafe
dan tiba-tiba memori tentang seseorang menyeruak di kepala gue
memori seseorang yang seharusnya gue udah lupain (DAMN)
lalu memori gue masuk dalam searching mode
dan berlomba-lombalah ingatan tentang manusia itu menemukan jalannya ke dalam kepala gue.
Sebuah cafe kecil dengan arsitektur belanda di sebuah kota indah dimana gue menunggu dengan manisnya selama 4 jam untuk manusia itu (SIAL)
i remember all the detail in that cafe
I remember the window pane
I remember the smell of the earth after the rain at the time
I remember the sound of quietness
and i even recalled the rainbow that I saw through the window...
Although I don't remember the detail of manusia yang terlupakan itu
tapi cafe kecil di tengah kota itu masih ada di kepala gue
dan nggak bakal bisa ilang selamanya.
jadi untuk menjawab pertanyaan temen gue (yang kebetulan adalah laki-laki) gue cuma bisa bilang bahwa benda-benda (bagi perempuan) memang lebih mudah diingat dibanding orang itu sendiri...
coz people change so frequently jadi hanya pada benda-benda kenangan memori mampu melekat
karena menurut gue benda kenangan itu membekukan memori pada sebuah masa.
Wednesday, December 28, 2005
Maling Motor...
nah pas sampai di sana ada keributan, ternyata ada maling motor ditangkep (keep in mind that i work in a campus) dan semua mahasiswa, karyawan, dosen dan jajaran petinggi kampus tumplek di depan kantor satpam untuk melihat si maling...
pas si maling keluar dari kantor satpam keriuhan pun terjadi.. maling yang udah dilucuti bajunya (tertinggal hanya celana dalam berwarna hijau.. hehehe.. jadi inget si kolor ijo) kini dihujani oleh tendangan gebukan dan hinaan dari semua orang (keep in mind that most of 'em are boyz.. not to be sexist or anything) ... wuiiiihhhh... serem...
nah yang paling serem adalah karen kericuhan itu polisi (yang cuma ada satu) menembakkan senjatanya ke atas...... GUE PANIK 'BRO karena GUE NONTON KERIUHAN ITU DARI LANTAI 3 TEPAT DI ATAS AMUK MASA ITU !!!!! gila nggak sih!!! yang ada di pikiran gue adalah what if a bullet hits me.. what would happen next? jadi aja gue ngabur ketakutan ke ruangan ... sumpee i don't want to die being hit by a bullet like that...
pertanyaan gue, bagi orang yang ngerti.. are police suppose to do that in a place that have second, third and fourth floor?? tolong dijawab... jadi besok2 kalo ada riot kaya gitu gue siap ngabur aja.....
Tuesday, December 27, 2005
Learning to be humble.....
seumur hidup gue, gue selalu diajarin sama lingkungan untuk menunjukkan siapa diri gue (terimakasih berat kapitalisme!!!) tapi pengalaman-pengalaman minggu belakangan ini gue belajar banget untuk menjadi humble... rendah hati..... karena ternyata hidup itu ternyata nggak bisa selalu tentang GUE doang...
kemaren gue reuni sama sahabat-sahabat lama...
kemaren gue belajar untuk mendengarkan lebih banyak dibanding untuk berbicara...
kemaren gue belajar untuk mensyukuri hidup gue
kemaren gue belajar untuk menghargai keputusan orang lain...
cerita2 yang gue denger kemaren mengenai kehidupan 3 sahabat gue itu bikin gue yang dulu merasa bahwa perkawinan adalah sebuah jalan yang salah ... luluh... dan merasa bahwa perkawinan adalah sebuah choice yang layak dipertimbangkan. Ada pandangan lain yang timbul setelah gue denger cerita 3 ibu muda ini. Dari cerita suami males ngangkat telefon di rumah saat si istri sibuk masak sampe cerita istri yang sudah heboh nyiapin cerita untuk dikisahkan ke suaminya, tapi gara-gara pulang kantor keduanya udah kecapekkan,jadi rencana untuk cerita hangus begitu aja. hahahaha....dari cerita kocak yang kecil-kecil itu gue baru sadar bahwa marriage teaches you to be humble... in marriage you are still 2 people trying to cooperate... thats why you need to be humble.. karena sekarang hidup lo udah lo share sama orang lain yang juga telah rela nge-share idup dia sama lo...
are you guys getting any of this?
well pokoke... gue cuma mau bilang kamis malem kemaren gue belajar banyak banget!
makasih guys !!
Wednesday, December 21, 2005
DAY FIVE (Sunday Dec 18)
Last Day…. Mbak Novie udah baikkan jadi hari ini kita bisa nonton barerng… namun karena ada acara mendadak Dewi dan Mbak Novi meninggalkan gue untuk nonton film KAMI ANAK
KAMI ANAK
Film pertama ini bikin gue harus merogoh-rogoh tisyu dalam gelap… Gila !!! Gue terharu jaya… Cara bertuturnya sangat santai dan nyaman.. namun karena begitu polosnya jiwa gue sampe ndak tahan… Bercerita soal TORI seorang anak
JOKI KECIL
Film kedua ini ngebawa kita ke daerah
MYTH, MONSTER and HOBBIT
Film terakhir dan yang terpanjang… Film dengan animasi yang cerah dan narasi yang penuh canda ini SAYANG NGGAK PAKE SUBTITLE jadi banyak anak-anak yang nonton nggak ngerti, padalah film ini bercerita tentang mitos mengenai naga, yodha, burung api phoenix dan hobbit sang manusia kerdil ciptaan Tolkien… film documenter ini memang dibuat untuk televise jaid kita bisa melihat jeda-jeda untuk iklan… tapi jeda itu nggak sempet bikin gue bete karena the story fascinates me… bercerita tentang perjalanan Lawrence Blair ke pelosok Indonesia dan membahas mengenai makhluk-makhluk Indonesia yang mungkin saja jadi ide dari pembuatan mitos-mitos Inggris… Keren.. Cuma seperti gue bilang tadi sayang ndak ada subtitile karena kasian anak-anak kecil yang nonton……
Film kedua, gue bertemu dengan Dewi dan Mbak Novi di Djakarta Theater untuk nonton NOI ALBINOI Djakarta Theater 2-
Film kelam…
Bercerita tentang Noi yang seperti kebanyakan remaja lainnya selalu mencoba memberontak. Saat lo jadi remaja frustasi dan hidup di wilayah terasing
Filmnya si Dewi banget… bagi gue adalah UNTUNG Cuma 93 menit… dan ceritanya bisa dimengerti.. walau hati gue nggak terlalu jatuh kedalamnya…
Film terakhir di JIFFEST bagi gue adalah THE PRESIDENT BARBER Djakarta Theater2-
Ketawa, Pilu dan sedikit tersindir….. itu perasaan gue waktu liat film ini….
Definisi komedi yang dilekatkan pada film ini bikin gue bertanya-tanya… Film ini bermuatan politis.. menggambarkan kehidupan politik di negara Korea Selatan yang baru mulai menjadi demokratis.. Menggambarkan kecurangan-kecurangan pemilu, perebutan kekuasaan di pucuk pimpinan sampai penculikan-penculikan rahasia yang dilakukan oleh negara. Namun digambarkan dengan amat sangat sederhana dari kacamata seorang pemotong rambut presiden yang sangat sederhana yang tinggal satu dekat dengan istana Presiden (The Blue House) jadi terasa ringan *eh tapi kenapa gue masih merasa tersindir ya?*
Film ini ngasih liat gambaran kehidupan politik negara-negara yang sedang berkembang dengan segala kekelamannya namun dengan
Dan at the end yang bikin gue terharu adalah bahwa film ini tidak mencoba mencari yang salah siapa. Dia konsisten memperlihatkan bagaimana seorang pemotong rambut yang bersahaja tetap pada penghormatannya terhadap negara dan pemerintah yang telah menghancurkan kehidupannya karena That’s the only thing he knows how to do….
See you next year ya, JIFF….
DAY FOUR (Saturday Dec 17)
Hari keempat dari Mbak Novie tumbang… Gue ditemani Dewi sekarang untuk nonton 3 film lagi….
4.45 pm. Djakarta Theater 1. FAR SIDE OF THE MOON…
Ini film pertama yang gue nggak liat openingnya.. padahal dalam kamus gue dalam nonton film, bagian pertama adalah point crusial dalam mengerti sebuah film…. Jadi aja sedikit bete saat gue masuk ternyata layar udah ada gambar seorang adik dan kakak yang sedang bertengkar mengenai jalan hidup.
Film ini katanya masuk dalam kategori drama komedi.. tapi sumpee mampus gue nggak ngerasa ada muatan komedi dalam film ini… maybe Canadian have a different view of what comedy is… I dunno…
Film ini kayanya (gue pake kayanya karena sampe the end of the movie gue nggak bisa nemuin focus dan pesan besarnya…) mau bercerita tentang pilihan hidup. Seorang ibu yang memilih untuk mati, Seorang anak pintar yang memilih untuk menjadi sedih. Seorang anak kaya memilih untuk lari dari sedih…. Semua pilihan ini dikaitkan dengan kekaguman terhadap alam luar angkasa.
Warna di film ini sumpe keren banget, Film ini selalu memperlihatkan kontras-kontras yang keren dengan caranya sendiri. Dinding-dinding rumah yang di cat dengan warna-warna kuat , baju dan sepatu yang mendukung warna itu dan diletakkan dalam sebuah komposisi tertentu sehingga I can’t help not to admire it.. Terlihat bahwa si film makernya lebih berat pada komposisi benda dibanding dengan focus kepada orangnya.
Emang sih kalo ngebicarain pilihan hidup, orang akhirnya hanya bisa mengangkat kedua bahunya dan bilang I dunno.. mungkin itu alasan kenapa film ini berakhir dengan mengambang (dalam arti denotative dan connotative)….
Film kedua adalah film yang gue nanti-nantikan THUMSUCKER Djakarta Theater
2. Ada
3. Kenapa Justin yang baru overcome his addiction to pills tiba-tiba bisa melarikan diri ke pelukan si cewek dan jadi drug user??? Di kepala gue sih ada alasannya
4. Tokoh si ayah dan si Adik yang sebenernya msih bisa dikembangkan sayang nggak di sentuh sama sekali….. pada hal gue penasaran sama si adik saat dia bilang.. “you think that you are the only one with problems.. well, when you are acting weird and everything.. I have to step up and be normal…..” Gila kalimat yang keren yang bikin gue terus terngiang-ngiang…. Acungan jempol buat yang bikin !!! Nah melihat itu.. kenapa tokoh si adik nggak keliatan jadi sebuah pertanyaan.
5. Kenapa si pacar Justin nggak mau terlihat buka baju… mmm…..itu yang nggak terselesaikan….dan agaknya bikin penasaran karena Justin makes a big fuss about it dan bikin dia merasa frustasi….
Wah kaya segitu aja kali ye yang bisa gue inget tentang kejanggalan dalam film ini.. Tapi I think this is a good movie walaupun jalannya lambat banget…. Untuk film yang berdurasi 95 menit seharusnya dia bisa memempatkan cerita .. nggak coba eksplore new character…. Tapi it’s a good movie because of the unique idea in it.
Film terakhir gue udh mau tewas dengan sukses… Firman balik jadi gue nonton sama Dewi aja … udah pukul
Lelah !!!!
Itu yang gue bisa omongin buat film yang gue tonton pukul 9 malem ini… Setelah seharian nonton film.. gue salah milih film The Return untuk jadi film penutup gue untuk hari itu…
Film ini sebenernya bagus (kalau kata temen gue, Si Dewi yang sesekali nengok ke arah gue yang beberapa kali terlelap saat nonton film ini….) emang lambat sekali jalan ceritanya namun detailnya begitu mempesona sampai si Dewi berbahagia nonton nya…
The Return adalah sebuah film mengenai perjalanan. Sebuah perjalanan dalam satu kehidupan anak manusia yang memperlihatkan kedatangan, kepergian dan kembali pulang. Berkisah mengenai 2 orang saudara laki-laki yang tiba-tiba kedatangan ayahnya yang telah pergi selama 12 tahun lamanya tanpa cerita. Dengan perlahan dan memperlihatkan gambar yang kelam nyaris hitam-putih.. film ini bercerita mengenai bagaimana kedua saudara itu menerima ayahnya kembali.
Film kelam ini mengakhiri perjalanan gue untuk hari sabtu di JIFFEST 2005.. masih ada one more day to go… dan gue masih up and ready aja… asal nggak dikasih film lambat dan kelam.. gue akan masih bisa tersenyum….
DAY THREE. Friday (Dec 16)
Udah hari ketiga tapi semangat gue masih membara untuk nonton… Hari ini jadwal gue tertulis
Sori dori mori stoberi…
Pernyataan maaf diatas gue perlu tulis sebelum gue menulis tentang film ini…
Sumpe.. gue pikir semua film itu ada bagusnya , kalo nggak storinya bagus, ide ceritanya bagus or gambar yang bagus… Tapi kok…..
Waktu gue ngeliat ini, gue ngerasa gue lagi nonton tivi di rumah dan disuruh ngeliat laporan mengenai tsunami…. Wawancara film maker terhadap seorang survivor tsunami jadi sebuah rengekan mencela pemerintah dan ratapan pilu orang berkeluh kesah… gue, in spite of those who loves the wining and the crying of the victims, sebel banget sama film ini… Karena banyak sekali ironi yang terbaca. Gambaran Aceh dengan lautnya yang indah 11 bulan setelah tsunami sangat terganggu dengan footage-footage gambar orang menangis dan menyesali nasib… Lagu “Rumah Kita Sendiri” dari GODBLESS yang berkata lebih baik disini di nodai dengan adanya statement.. “Kita miris melihat kampong seberang yang sudah mendapat bantuan.. sedang kita belum..”
Kalau gue punya kemampuan dan kesempatan (hehehe… yang nggak gue punya.. karena gue Cuma bisa nyela…. ) Gue bakal bikin film ini mengenai documentary si Irfandi penyelam yang langsung balik ke laut setelah tsunami untuk mencari besi tua.. gue bakal fokusin ke Irfandi si penyelam itu.. dan bagaimana proses dia mendapat uang dan dunia bawah lautnya Aceh setelah tsunami… Dan pastinya akan ada lebih banyak musik dibandingkan dengan film ini.. film ini terasa kosong… ada adegan dimana musik latarnya adalah adzan subuh begitu menyayat kenapa nggak ada lagi suara-suara musik latar kecuali adegan itu? Sok tau banget ya gue?
Sekali lagi film ACEH yang hanya seperti menonton laporan khusus mengenai Aceh di televisi swasta
Kok jadi nyela terus gini yah?
Jogja Banget !!!!!
Lucu, nyeleneh isinya banyolan abis…
Bahkan Sultan aja jadi becandaan dengan di samakan dengan kartun SpongeBob…
Gue acungin 4 jempol gue
Film ini bikin gue mau belajar nari….. cihuy…..
Film documentary yang memperliatkan bagaimana beberapa sekolah negeri di Amerika Serikat memasukkan program menari dalam kurikulumnya supaya anak-anak (yang rata-rata tinggal di wilayah penggiran
Cara bertutur film dokumeter yang seperti cerita ini sangat menyenangkan… pembuatnya nggak perlu campur tangan banyak untuk membuat film ini menjadi begitu menyenangkan karena MENARI itu sendiri adalah suatu hal yang menyenangkan..
Film terakhir untuk hari ini berjudul DEAR FRANKIE –Djakarta Theater
Sori kepada orang-orang ganteng yang merasa offended….
Coz face it, most of you are really that bad!
DAY TWO (Thursday Dec 15)
This day was suppose to star with the film called Passabe.. tapi di cancel jadi gue nonton WORLD ANIMATION di Teater Kecil
Isinya potongan-potongan animasi yang terdapat di iklan dan video klip di Inggris… sayang gue bukan orang Inggris jadi nggak bisa multi bahasa seperti orang-orang Eropa lainnya, jadi beberapa iklan gue Cuma ternganga karena ndak ngerti ceritanya, walaupun dengan hanya ngeliat gambar aja gue udah cukup seneng (abis sumpe mampus keren ) ada beberapa yang fascinates me
- sebuah video klip yang gue lupa dari siapa.. pokoke lagunya kacau banget (pendapat pribadi gue) tapi ngeliat animasi yang dilakukan disana bikin gue… menikmati gambar yang ada tanpa hirau terhadap musik cadas yang menjadi latarnya.
- Klip Cold Play sumpe keren banget !!!!
- Iklan layanan masyarakat Inggris tentang pelecehan anak… yang ngegambarin seorang ayah yang brutal yang memukuli anaknya.. si anak di iklan itu digamabrin sebagai kartun jadi digebukin di tending… si anak menerimanya dengan
Kalimat itu nyantol di kepala gue saat gue disuruh mendeskripsikan film yang gue baru tonton tanggal 15 Desember ini. Ini bukan film yang biasanya jadi favorit gue untuk nonton karena story line –nya nggak jelas. Gue suka rese sama film yang nggak ada alur ceritanya karena gue merasa nggak bakal ngerti pesan yang mau disampaiin sama si film maker kalo story linenya berantakan. Tapi untuk film KONTROLL ini, I’m willing to make an exception. Film dengan alur cerita yang berantakan ini diawali dengan pernyataan dari kepala stasiun kereta api bawah tanah
Kilasan-kilasan cerita ini ndak memiliki ending .. it’s just there for the people to watch, pembuat filmnya tidak berupaya untuk menceritakan kelanjutannya karena focus cerita dia adalah pada seorang tokoh penjaga tiket yang takut untuk keluar dari bawah tanah. Dan cerita ini juga nggak diberi embel-embel alsan dan akhirnya bagaimana.
Film dengan judul panjang ini gue tonton bareng sama KONTROLL, jadi it makes 2 movies in a row yang gue tonton penuh dengan keanehan. Beda dengan KONTROLL yang nggak punya cerita yang jelas, SPRING SUMMER FALL WINTER .. AND SPRING AGAIN ini ceritanya terlalu amat sangat sumpee mampus sederhana banget… saking sederhananya sampe gue takjub…..
…..JANGAN MENCINTAI SESUATU,KARENA APA YANG KAMU CINTAI PASTINYA DICINTAI OLEH ORANG LAIN JUGA…JADI KALAU KAMU MENCINTAI SESUATU BERSIAPLAH UNTUK MELEPASKANNYA….
Day One (wednesday Dec 14)
This is the first day of my 5 days marathon on Jakarta International Film FESTival 2005. The first day of watching endless magical movies…
Film Turtle Can Fly ini adalah film pertama yang gue tonton di JIFFEST 2005. Dan hasilnya adalah WOOW!!! Gue tercengang. Sebuah pesan tentang perang dari sisi yang sangat berbeda. Sebuah perang tanpa scene-scene yang berdarah-darah dan teriakan-teriakan horror. Sebuah perang yang mungkin bagi orang
Cerita berawal dari jatuh cintanya seorang remaja laki-laki yang dijuluki Satellite, tukang reparasi antenna di sebuah tempat pengungsian di perbatasan Iran-Iraq, kepada seorang gadis yang selalu terlihat menggendong seorang anak berumur 2 tahun di pundaknya. Tapi sebagaimana perang selalu berhasil mengubah hidup orang, cerita cinta anak remaja ini pun tidak sama dengan cerita cinta lainnya. Dalam film ini perang tidak sekedar dijadikan latar, namun jiwa dari perang itu menjadi plot utama. Satellite yang rela memberikan tali, (yang jarang adanya pada waktu itu) bagi gadis pujaannya, Satellite yang rela mengangkat air dari mata air bagi sang gadis, Satellite yang menyisihkan masker oksigen bagi sang gadis, Satelitte yang ikut menjaga anak sang gadis hasil perkosaan tentara, Satelitte yang rela berbagi wilayah pembersihan ranjau dengan kakak sang gadis. Sebuah cerita cinta yang hanya bisa terjadi pada situasi perang.
Cerita ini berlanjut dengan mendalami pengalaman sang gadis mengenai perang. Kefrustasiannya dalam memelihara anak hasil perkosaan, perseteruannya dengan kakaknya yang sayang dengan anak itu, dan keengganannya pada Satellite yang selalu membantu. Perang memang selalu mengerikan, bila kita memakai kacamata seorang anak untuk melihatnya, perang menjadi sesuatu yang sangat amat menjijikkan. Dari film ini gue bisa liat bagaimana sebuah perang mengubah seorang anak riang dan penuh dengan kehidupan menjadi seorang pemimpin yang harus menjaga puluhan anak buahnya dalam mencari ranjau untuk dijual, gue bisa liat bagaiamana seorang anak remaja yang bijak dan mampu meramal menjadi seorang bapak tanpa tangan bagi seorang anak yang dibenci ibunya sendiri, gue liat seorang gadis muda yang terpaksa menjadi seorang ibu dari seorang anak yang tidak diinginkannya. SIAL EMANG ‘LU PERANG……
Acungan jempol bagi filmmakernya puny ide dan mampu mengeksekusinya dengan sempurna… Gambar-gambar di film ini terlihat begitu natural karena tidak menggunakan teknik-teknik pengambilan gambar yang heboh, jadi mata gue ngerasa we are not watching a movie, but looking at real life!! .
Acungan jempol lainnya buat ide cerita yang nggak mau jatuh ke kubangan gelap mengenai perang, lelucon-lelucon yang keren ditebar sana-sini tanpa sungkan, membuat emosi penonton naik turun nggak karuan…. DAMN, YOU GUYS ARE GREAT !!
Acungan jempol buat para pemainnya yang terlihat dapet karakternya (tapi kayanya gue nggak pernah deh liat film festifal yang pemainnya nggak OK!!)
Emang layak banget film ini jadi best film tahun 2004 di
The second movie for today is THE SEA INSIDE (
Ramon adalah seorang yang cacat dari leher kebawah, tapi kecacatanya hanya membuktikan bahwa manusia memang hanya butuh kepalanya saja untuk bisa hidup bahagia. Ramon memberikan sebuah konsep baru dari POWER. Ramon yang menyenangkan dan selalu menulis dengan mulutnya itu ingin MATI. Bukannya dia nggak tahan sama hidup, tapi dia merasa dia sudah cukup menikmati hidup dan ingin melakukan sesuatu yang berbeda, yaitu mati.
Proses Ramon dalam mencari kematian membuat penonton menguras air mata. Pertanyaan-pertanyaan mengenai hidup, mati, bahagia, jatuhcinta, frustrasi dan laut membuat penonton sendiri menjadi ikut mempertanyakan hidupnya masing-masing.
Nonton film ini bener-bener menguras emosi gue, keluar dari theater rasanya gue tinggal daging dan kulit saja. Gila this movie just drain the life outta me.
Beda dengan Turtle Can Fly, Film The Sea Inside pake teknik kamera yang keren untuk mendukung jalan pikiran Ramon yang penuh fantasi (iya lah… saat lo hanya bisa tidur doing di tempat tidur ‘lo, yang melanglang buana adalah kepala ‘lo). Kekaguman dan pendalaman film maker terhadap laut bikin kita bisa liat gambaran laut yang indah, berwarna hijau di kontraskan dengan pasir yang coklat muda. This film has great shot in it, sayang proyektornya ndak focus banget, jadi agak bikin nggak enak mata waktu awal-awal nonton.
‘Why do you want to die?’
‘Like my father always says that it’s going to rain tomorrow and it will, I know that I want to die.’
Sebuah jawaban berdasarkan feeling dan rasionalitas yang bikin sedih, karena it reminds me that all my life I’ve been doing what my heart says….
Film ini penuh dengan simbol-simbol yang gampang di cerna dan kalimat-kalimat yang puitis dan (menggunakankan vocabulary yang gue dapet dari Vitri) NANCEP ABIS !!
Hehehe… nggak salah dia dinobati film asing terbaik di Academy Award dan Golden Globe… Film ini emang dasyat.. walau waktu 125 menit terasa amat lama karena you keep crying all the time.
Sunday, December 04, 2005
the end of 2005
now at the end of 2005 i saaaaaw every dream that i treasure are falling apart...
If I can't even dream..
what should a man do , then?
Thursday, November 24, 2005
SOK MELANKOLIS !
when all i see is your face in the dust that I step on
when all i hear is your voice rumming above the traffic sound
when all i can smell is your fragrance in the midnight air...
Does it mean that i have to loose all my senses just to forget a person like you...
(inspired by 'eternal sunshine on the spotless mind'.)
Tuesday, November 15, 2005
SUPER SIBUK BERAT!!
waduh.. brain work is harder than hard work ternyata..
gimana bisa mikirin jatuh cinta kaya gini caranya?
Monday, October 31, 2005
It hits me.....
banyak banget pekerjaan yang harus gue kerjakan dan banyak banget keputusan yang ada di tangan gue...
sedikit deg-deg-an karena gue tahu siapa gue..
jadi nggak tahu apakah semua keputusan dan pekerjaan itu baik adanya....
Thursday, October 27, 2005
Belajar lagi..
hari ini akhirnya ada yang memberi gue sesuatu yang baru untuk dipikirkan dan dipelajari lagi..
hidup memang nggak pernah ada akhirnya..
every day has something new for you to learn..
I love it..
makasih buat temen-temen yang bikin gue tetap stay on my toes and keep me studying !!
Wednesday, October 26, 2005
a question
(thank you My Sassy Girl Chung Xiang !! yang bikin gue tiba-tiba berfikir dan merasa cinta.. sial !!)
Sunday, October 23, 2005
sebuah kado yang indah
selama hidup gue, udah dua kali gue dapet kado yang indah...
yang pertama dari seorang sahabat yang tanpa menunggu hari baik, bulan baik atau waktu baik datang ke gue dengan senyumnya yang jahil menyodorkan sebuah bungkusan berwarna coklat berisi kan impian....
dan kemaren kado sahabat gila itu ditandingi oleh temen gue yang lain...
kadonya masih sama, sebuah impian....
lucunya temen yang memberikan gue kado ini tidak mengenal gue cukup dekat sehingga bisa memberikan gue kado yang dekat dengan hati gue...
pagi ini gue terbangun dengan perasaan bahagia karena diperbolehkan merasakan pengalaman mendapatkan kado terindah sebanyak dua kali dalam hidup gue....
ternyata memang 'life is beautiful'
walau kadang gue lupa untuk mensyukurinya...
Friday, October 21, 2005
TAK BERDAYA
gue hanya bisa termangu menatap layar yang hanya bisa membisu...
tanpa bisa berbuat apa-apa..
setengah jiwaku terperangkap di dalam kotak CPU yang sedang enggan bekerja..
aku tidak berdaya..
di hadapan mesin yang tak berbicara...
hanya bisa diam tanpa perlawanan
melihat bagaimana ceritaku, nafasku dan jiwaku hilang...
sebuah kerusakan yang tak bisa dibetulkan,
menghilangkan aku, kepalaku dan isi hatiku...
saat itulah aku tak berdaya
di depan sebuah benda mati
yang membuatku ikut mati...
Tuesday, October 18, 2005
on a rainy morning
pagi yang basah di temani hujan di jendela luar
baca cerita-cerita dari teman-teman yang sedang membangun kehidupan....
ada rasa cemburu..
bila iri adalah sebuah bahan bakar
sepertinya deru hidupku bisa berjalan beratus-ratus kilometer tanpa diisi ulang...
damn...
lagu 'I don't wanna be lonely no more' ngusik ketenangan jiwa gue...
sial kenapa di tengah kemelankolisan yang dimanjakan ini
tiba-tiba dengar lagu yang bikin emosi untuk bangkit menyentil telinga dan memberi bisikan untuk semangat di jiwa ..
padahal gue hari ini mau jadi haru biru...
waktu sudah menjadi tua..
membuat bara di dada hilang
dan semangat terbagi buat yang lebih muda...
sekarang tinggal duduk menanti mentari bersinar
di depan kaca menatap hujan sambil menyuruput teh hangat..
lupa akan rasa asap rokok di tangan dan ampas kopi hitam yang tertinggal di bibir....
gue udah tinggal sisa
sambil menatap "what might have been" menjadi sebuah legenda
gue pikirkan sebuah cerita
yang nggak sempat menjadi cinta
dan kini tinggal sebuah renik yang terlupakan bahkan oleh sang empunya....
gila, gue hanyut banget
karena sebuah foto dan sebuah cerita yang seorang 'kamu' tulis kepada dunia...
harusnya gue jadi 'kamu'
tapi nanti siapa yang bakal jadi gue yah?
gue tahu 'kamu' yang harus jadi 'kamu'
selamat ......
selamat menempuh hidup kamu yang membahagiakan !!
HUTANG
banyak sekali janji-janji yang gue buat dengan orang-orang berbeda untuk menyediakan waktu dan jiwa gue kepada mereka...
dan jeleknya GUE LUPA !!!
hehehe..
hutang, sebagaimana hutang lainnya yang ada di dunia ini..
hutang itu kian menumpuk
dan pada akhirnya mencekik gue...
damn...
mana mencekiknya pada saat gue lemah tak berdaya ...
DAMN..
I think its time for me to get a real job...
Thursday, September 29, 2005
Jakarta Banci !!!!
padahal gue udah ikutin saran ibu gue untuk tidak nonton berita dan baca koran banyak-banyak agar tenang hidup gue..
tapi nyatanya gue tetep stress waktu nonton BOLA !!!!!!
dan karena kegiatan inilah stress gue kambuh lagi... hanya karena sebuah permainan yang dahulunya sangat menyenangkan tapi sekarang gara-gara bangsa banci ini ... telah rusak semua kesenangan gue akan permainan ini....
pertandingan PERSIJA melawan PERSIPURA membuat nyatanya kebancian bangsa ini...
sebuah pertandingan yang keren (persipura membuat kejutan-kejutan keren yang bisa bikin gue tersenyum liat perkembangan olahraga ini di Indonesia)
tapi sifat banci yang udah inheren di jiwa-jiwa kerdil bangsa ini terlihat sewaktu Persija maju ke podium dengan gontai karena kalah..... tanpa kehebohan tanda penghormatan terhadap usaha mereka sendiri....
kenyataan itu bikin sedih..
tapi yang lebih sedih lagi adalah bahwa akhirnya kerusuhan meledak disana...
dan hal terakhir inilah menancapkan stigma bahwa jiwa negara ini memang benar-benar banci (sorry to all banci that feel offended.. tapi gue belum nemuin kata yang lebih pas untuk keparahan jiwa seperti ini... ntar kalo gue udah nemuin i'll change itu...)
NGGAK ADA YANG MAU TANGGUNG JAWAB.....
bete..........
emang harus nya gue nggak heran...
emang harusnya gue udah terbiasa...
sebuah negara yang mewajibkan agama ternyata punya tingkat korupsi teramat tinggi
sebuah negera yang heboh dengan pemilihan umum langsung ternyata punya demonstran2 yang amat brutal
sebuah negara yang punya banyak mall ternyata banyak anak terkena lumpuh layu
sebuah negara yang menjunjung tinggi keramahan ternyata nggak bisa ngomong apa-apa sama rakyatnya tentang flu burung atau kecelakaan pesawat karena buruknya tata letak bandaranya......
kalo kaga malu sama Tuhan sih..
gue mau mati aja .. karena nggak bisa ngelakuin apa-apa untuk negara di depan mata ini !!!!
Sunday, September 11, 2005
Startbuck, Saturday 6 pm
all we talk about is the past..
and whats good about the past?
why do we keep holding on to it?
why couldn't we just let it go?
maybe a proof that once we lead a good life...
what do you think?
Thursday, September 08, 2005
DEPLU oh DEPLU
DEPLU artinya menyenangkan hati orang tua
DEPLU artinya tidak menyia-nyiakan pendidikan 6 tahun di jatinangor...
tapi DEPLU artinya kartu kuning
DEPLU artinya surat anti narkoba
DEPLU artinya surat kesehatan
DEPLU artinya surat kelakuan baik
DEPLU artinya ujian di tengah panasnya Jakarta
DEPLU artinya pertanyaan akan kebijakkan
DEPLU artinya pengerahan semua sel-sel kelabu yang tersisa di kepala
entah kenapa instansi ini memiliki begitu artinya bagi gue....
huks.. hiks...
Monday, August 22, 2005
DASAR ORANG JAWA !!!
bahkan gue nggak percaya sama pembagian manusia dalam kotak-kotak suku ras agama dan jenis kelamin..
manusia itu manusia
no matter what shape or size they come...
hehehe tapi pernyataan gue ini sekali lagi tertampar oleh kondisi diri gue sekali lagi...
TERNYATA NO MATTER HOW HARD I AVOID IT ....
gue emang asli orang jawa jaya..... when it comes to dealing with money......
dengan menunduk malu gue ngaku orang jawa ...
sudah 3x hal ini terjadi
jadi sudah bisa dikatakan valid .... (walau tanpa pengukuran validitas.. dalam otak gue yang aneh ini semua dihitung seperti baseball THREE STRIKES YOU'RE OUT!!)
well.. back to my story...
i dont have a steady job..
i'm a writer.. a translater.. and sometime copywriter..
with all these jobs I got paid after i done my duties..
tapi sometimes.. the person who hired me LUPA sama ISI KONTRAK dan telat membayar....
nah disini sifat jawa gue keluar..
MALU MENAGIH...
dan hal ini membuat gue rela menunggu berminggu-minggu bahkan pernah berbulan-bulan untuk dibayar gajinya...
hal ini terjadi karena satu hal yaitu GUE ADALAH ORANG JAWA yang percaya bahwa
'ngomongin duit adalah sesuatu hal yang memalukan !!!"
yang gue salut sekarang adalah sama kekuata budaya yang bisa secara powerfull mempengaruhi alam bawah sadar gue...
WAH PAYAH.....
I have no where to hide....
help, gue ternyata orang jawa !!!
Monday, August 15, 2005
enaknya jadi manusia bodoh !!
hidup tanpa mikir .. tanpa ekspektasi.. tanpa kehebohan bertanya pada diri sendiri..
just go with the flow... berpasrah sama nasib dan jalan hidup..
harusnya gue mencoba jalani hidup gue sesantai itu tanpa peduli sama apa-apa..
tapi entah karena pendidikan 20 tahun yang udah inheren sama diri gue.. gue jadi merasa harus bisa melakukan perubahan dan berjuang melawan ketidak benaran..
dan akhirnya i'm stuck in this madness...
kadanga menjadi manusia bodoh adalah sebuah berkat besar....
Thursday, August 04, 2005
WHAT NEXT?
kerja udah... (udah males maksudnya...)
punya buku udah...
sekarang gue bingung mau ngapain?
Monday, July 25, 2005
LULUS!!!
gue seneng
gue bahagia
tapi entah kenapa 3 hari berturut turut setelah lulus gue nggak bisa bangun dari tempat tidur...
entah karena terlalu bahagia
atau stress mikirin revisi..
which ever yang pentig gue nggak musti bayar uang sekolah lagi ... CIHUY !!!
Wednesday, July 13, 2005
Rabu Sendu...
Tanda-tangan ACC dosen gue..
akhirnya tinggal satu langkah lagi gue bisa LULUS bo!!!!
hehehehe.....
setelah stress nungguin dosen yang tak kunjung datang di hari senin yang lalu akhirnya rabu ini gue berhasil mendapatkannya..
sebuah proses cukup panjang...
senin yang membuat bete karena ibu dosen keseleo jadi ndak bisa mengandatangani penelitian gue.. dan akhirnya gue terperangkap menonton UNGU VIOLET dengan segala ketidak jelasannya.. sampai akhirnya temen gue yang jadi objek penderita karena jadi ikutan nonton film yang hanya keren gambarnya aja.. tanpa bisa berbicara lebih dari itu...
hehehe..
entar kalo gue ada waktu gue tulis resensinya yang udah gue tulis di diary gue..
Monday, July 11, 2005
A BIGGER MAN...
gue minta ampun...
setelah bekerja selama 1 minggu , gue harus berbessar hati dan mengaku kalah..
gue nggak bisa kerjain hal ini....
udah 2 hari pikiran mengenai resign ada di kepala gue..
pada hari yang sama gue ingin resign.. bos gue meminta gue mundur..
rasanya lega banget....
dia bertanya..."Jadinya Relieve ya?"
gue cuma bisa jawab dengan senyum senang...
Man.. dunia kerja emang bukan dunia gue...
Wednesday, July 06, 2005
KERJA !!!!
capek, lelah, dan memusingkan..
begini toh rasanya kerja 9 to 5 every single day even on a Saturday..
tapi untungnya pekerjaannya nontonin film setiap hari....
jadi gue bahagia...
yang bikin sedih adalah..
I'M NOT GOOD IN THIS JOB...
gue ngerasa jadi loser banget..
gilingan gue nggak bisa melakukan apa yang disuruh sama atasan gue..
alasannya cuma satu GUE BODOH !!!!
hehehe..
lebih berat lagi ada perbandingannya yaitu orang yang baru masuk bareng gue...
AND HE'S SO BRILLIANT !!!!
akhirnya ketauan deh kepalsuan gue selama ini....
GUE BEGO !!!!!
Sunday, July 03, 2005
OLD FRIENDS
but i haven't found the right words to put it down in writing..
malam minggu kemaren gue berpapasan dengan temen lama gue di sebuah mall yang over crowded..
denger ungkapan temen lama bikin gue sedikit tertantang untuk menganalisa
konsep temen lama itu apakah
temen yang sudah lama jadi temen kita?
atau temen yang dulunya temen kita?
mengingat orang indonesia adalah orang yang 'terlalu' sopan
kaya konsep ini menunjuk kepada arti yang kedua deh..
orang yang dahulunya pernah jadi temen kita
wah..
kalau bahasa gue ini mah artinya mantan temen..
sad?
kayanya enggak deh...
kadang malah lucu kalau dipikirin sebeneran...
balik lagi ke cerita gue ngeliat temen lama gue itu...
gue liat dia ..
tanpa bisa berkata-kata karena dari kacamata gue dia aneh....
akhirnya gue cuma senyum ngeliat dia berlalu tanpa nyapa...
kalau mungkin kita di jajari nggak mungkin banget kalau kita sekarang bisa temenan..
entah dia yang berubah atau sebenernya gue yang berbeda..
gue nulis ini ngga bermaksud untuk bersedih...
gue cuma mau share kalau hidup ini keren banget yah..
sebuah never ending journey yang tidak akan membawa ke sebuah titik akhir tapi pada sebuah pembelajaran demi pembelajaran...
hahaha.. sok bijak...
entah karena hari minggu
atau karena "terpaksa" ke gereja pagi hanya dengan bekal 5 jam tidur saja...
buat temen lama saya yang saya tidak sapa...
sori banget nggak nyapa ..
karena gue nggak tau mau ngomong apa...
mungkin kalau nanti kita berjumpa..
gue bakal lebih siap dan punya rangkaian kata..
untuk beri tahu bahwa gue nggak lupa