Wednesday, June 24, 2009

janganjauhjauh,dik

jangan jauh-jauh, dik
di sini saja
temani aku
dengan ceritamu
yang lucu
lugu
yang bisa membuatku tersipu

jangan jauh-jauh, dik
di sini saja
temani aku
dengan lagumu
yang lucu
lugu
yang bisa membuatku tersipu

jangan jauh-jauh, dik
di sini saja
temani aku
dalam pelukku....


*buat kewarasan!*

Thursday, June 11, 2009

MANAGEMENT

Management is getting things done through other people. That's the very definition of management that stayed in my head long after i graduated from management classes way back when.

I found this definition very alarming... "getting things done by other people" sounded so evil! it's like, i have to make other people do stuff in order to get my own purpose fulfilled...

maybe it's me... but i do really think I should get too close to this management thingy. But my father --for he teaches management and graduated from school of management-- made me interested in management for over the years. Management concept is involved in predcting the future and problem solving. Hence, it's a bit like the detective work that i adore since i was young. Bit by bit i kindda like managing things, and getting pretty good at it the past year.

But it turns out the honeymoon between me and the concept of management was not ment to last very long. Coz, when i flew back in to reality, it slapped me back and forth in the face, Hah! Management is still that cruel vicious word that i have warn my self to avoid.

Management is the evil powerfull being with a whip that trashes the hell out of "the other people" to get things done... no matter what!

huh!

management in real life doesn't comprehend the strenght, weakness, opportunities and threat that should be taken account when ones want to manage something. In real life, the purpose is simply getting things done... no matter what happen after that and to the "other people" that does the work.

Again, the badge that states I'M FROM MANAGEMENT scare the hell outta me! boy, i wonder when would life become clear to me...


mmm....
sorry, this writing is ment to be written in English and also ment to be written this long... hehehhe... 

Tuesday, June 09, 2009

Sang Pemimpin

Who is the leader? 
The leader is the one who shows the way, leads the way and goes by the way! 

(John C. Maxwell) 

Di atas adalah kalimat sakti yang wajib gue ulang-ulangi saat mengikuti LKMM di sebuah kampus di ujung peradaban. Konsep pemimpin yang mau ditempelin sama senior-senior kampus gue itu baru keinget lagi setelah sebuah chat antara gue dan seorang teman. Si temen gue yang berada  di seberang samudra sana tiba-tiba nekad menyelipkan mantra itu lagi dalam perbincangan kami. Hahaha... beberapa hari setelah itu nempel lah mantra itu di kepala gue.. dan terpaksa gue tulis entri ini to get that thing out of my system... kacau... 

Pemimpin. 

Musa memimpin rakyat Israel melarikan diri dari Mesir, namun di tengah jalan, orang-orang yang dipimpinnya memberontak... DENG DENG.... Susah sekali menyenangkan semua orang. Saat keluar dari Mesir, bangsa Israel dengan suka rela mengikuti Musa.. tapi saat lapar melanda dan Musa tak punya jawaban, rakyat memberontak. 

Petruk dan Jimat Kalimosodo (hehehe... gue orang Jawa, babe!) juga bercerita mengenai kepemimpinan. Saat Petruk ndak sengaja dapet jimat kepemimpinan itu, dan hancurlah dunia karena Petruk ndak mampu mengendalikan kekuasaannya... 

Cerita Musa dan Petruk ini gue dengar waktu gue masih piyik-piyik. Saat itu gue sudah meyakini diri gue bahwa konsep pemimpin adalah sesuatu yang absurd. Untuk kasus Musa, untung aja ada kekuasaan yang lebih tinggi yang membuat Musa bisa mengatasi semua permasalahannya, kalo ndak I dont wanna know the end of that story.  

beberapa minggu yang lalu, gue baca tentang Iwan Fals yang bilang "Seharusnya semua pemimpin kaya mantan Presiden Roh Moo-hyun yang membunuh diri karena malu" 

Mmmm.. menarik bukan? Konsep pemimpin di mata orang berbeda-beda. Tapi konsep yang digunakan tetap sama yaitu pemimpin. 

Gue sendiri tidak percaya sama konsep kepemimpinan. Menurut test psikologi, gue tak punya kemampuan untuk patuh pada otoritas yang lebih tinggi. Mffff... entah apa itu artinya?dari hasil itu terkesan gue adalah orang yang tak bisa diatur dan berantakan. Padahal menurut gue gue adalah orang yang amat sangat teratur. Memang konsep pemimpin dalam bentuk otoritas yang tak bisa dibantah memang bukan my cup of tea. Menurut gue manusia itu dilahir dengan freewill (kutipan dar film Dogma--yang membedakan manusia dan malaikat adalah manusia memiliki freewill, sedang malaikat tercipta untuk mematuhi Tuhan (terjemahan bebas)) 

Nah, sekarang, di tengah permasalahan hidup gue, kampanye presiden dan all the talk about UU cyber, membuat gue berpikir. 

Sebenernya gue itu manusia bukan sih? kok rasanya gue cuma raga yang tak ada artinya, karena gue dikelilingi oleh the so called pemimpin yang bikin gue pusing karena tiap hari they don't show the way, lead the way.. dan most certainly, don't go by the the way .... 

waduh... 
mungkin memang benar si Adorno gokil itu saat ngomong : "Advice to intellectualls; Let no one represent you!" 

hahaha... 

tumpahan tanpa aturan isi kepala detta yang sedang terjebak di antara appointed leaders and chosen ones yang sama-sama ndak tahu apa arti kepemimpinan. 


Sunday, June 07, 2009

Babe, aku rindu!



Babe, Aku Rindu!

Sayangnya, bukan sama kamu
Aku sedang jatuh rindu pada
diriku yang dulu
yang tengah jatuh cinta kepadamu

terlalu absurd-kah itu, menurutmu?


-bda-
buat si bung!
foto: diunduh dari http://image3.birthdaycards.com/dbc/i/c/isp_GlowingHeart1.jpg

Saturday, May 23, 2009

Makasih, Mas Ambar!

Yang kuliah bareng sama gue di Salemba pasti ngakak berat baca judul di atas. Pasalnya sosok Mas Ambar itu fiktif... hehhe...Memang ada sih orangnya secara nyata... dan dia memang satu kampus sama gue di Salemba itu, tapi Mas Ambar yang ada di kepala gue --yang menjadi object of my affection--- itu fiktif berat karena sosok diri dia selalu berada dalam invisible mode di kehidupan gue. 

Yet, kenyataan itu tidak menghalangi gue untuk menjadikannya pusat kehidupan gue selama kuliah di lt. 6 itu. Gue ciptakan karakter dia (sama seperti gue menciptakan karakter dalam novel-novel gue).. tanpa diketahui oleh sang empunya nama. 

Bayangan mengenai dia gue bangun dari informasi-informasi kecil yang gue dapat  baik dari orang sekitar dia maupun obrolan kami (yang sering terjadi tanpa sengaja saat bersama menunggu kelas selanjutnya) ... hehehe... sosoknya yang tinggi besar, pendiam dengan suara lembut bikin gue mudah membayangkan dia sebagai sosok yang damai dan menyenangkan. Terlebih ketertarikannya terhadap wayang, bikin imaji gue semakin gokil mengenai orang ini.... 

Nah, kenapa gue mau berterima kasih sama doa saat ini? 
well.. beberapa hari yang lalu nama Mas Ambar nongol di sms yang dikirim oleh sahabat gue yang lagi keblinger kerja di Serambi Mekah itu. Lihat nama Mas Ambar (dalam sebuah sms yang penuh nostalgia itu) gue jadi keinget sama kegokilan dan kebebasan gue sebagai orang muda. 
 
Di tengah kegagalan mendapat sebuah kerjaan, kegalauan dalam kerjaan yang sekarang gue jalanin. Nama Mas Ambar jadi sebuah dorongan gue untuk tersenyum. Mengenang masa muda, masa tanpa penghalang, masa tanpa masalah di mana kepala gue bebas dari kungkungan aturan-aturan yang diciptakan oleh masyarakat beradab.... Dengan Mas Ambar, gue bisa seenaknya menulis, menggila dan mencari tahu.. tanpa ada yang menunjuk jidat gue dan bilang ini ndak boleh itu ngak boleh ini harusnya begini itu harusnya begono... 

hehehe.. those were the days... :) happy days... 

gue ngak tahu mas Ambar sekarang ada di mana.. terakhir kali kita ngobrol, waktu membahas tesisnya mengenai wayang dan gue kasih tahu ke dia ada festival di Yogya mengenai hal itu. 
Walau udah lama ngak ketemu, bayangan dan imaji gue tentang orang itu tetep nempel di kepala gue... dan untuk hari-hari belakangan ini.... ingatan gue tentang dia bakal jadi simpanan di dada gue, untuk mengenang bahwa dulu... dulu... banget.... gue pernah jadi manusia bebas... 

sekali lagi, terima kasih, Mas Ambar! 

 

Thursday, May 21, 2009

AWAS ANJING GALAK!

Biasanya di rumah-rumah gedong dengan pager selangit, ada tulisan di atas nyelip di sisinya. Gue suka geli sendiri baca peringatan ini. Kepala gue bertanya-tanya apakah si empunya mau kasih tahu sama orang yang dateng untuk berhati-hati karena dia ngak bisa ngontrol anjingnya, jadi mereka (atau dia) jadi galak luar biasa... atau apakah si empunya memang mau kasih tahu anjing dia galak dan jangan dekat-dekat!

Hehehe..emang peringatan itu suka absurd ... ada sebuah peringatan yang gue baca di daerah kemang yang berbunyi "Yang buang sampah di sini akan di borgol" BOW.... kinky banget sih! hahahahaha...

Walau suka ajaib menurut gue peringatan itu penting, agar orang tahu bagaimana menempatkan dirinya. Hari-hari belakangan ini ada peringatan yang nempel di jidat gue "HATI-HATI ORANG NGAK WARAS, JANGAN DIAJAK NGOMONG NANTI NGIGIT!"  ahaha... dengan peringatan itu, gue bisa hidup dengan tenang, tanpa komentar dan obrolan basa-basi dari orang...

thank G for signs!


PERJODOHAN!

HA! 
pasti lo pada kaget gue nulis judul di atas itu.. hehehe... 

Dulu, menurut gue, perjodohan itu romantis. Dua orang yang saling tidak kenadl dipertemukan dalam sebuah pernikahan. Kebayang betapa romantisnya mereka saling menemukan hal-hal kecil mengenai pasangannya masing-masing.. 

well, romantisme gue mengenai konsep itu menjadi mentah saat gue nongkrong bersama temen-temen gue yang sedang mengusahakan perjodohan antar temen mereka. 

"Jadi apa action plannya?" begitu ujar satu teman setelah kedua sejoli itu berpisah untuk malam itu. Haha! rasanya gue mau ngakak denger kata itu, tapi karena ini temen-temen baru.. yah, gue rada merasa harus menjadi sedikit kalem ... kan belum tentu mereka mau jadi temen gue untuk selamanya, jadi harus hati2 sebelum menyakiti atau disakiti (apa sih OOT banget)... 

Sedikit demi sedikit konsep romantisme lenyap dari kepala gue ... saat secara bertubi-tubi kuping gue terpapar oleh kalimat-kalimat seperti : 

"Kayanya 'lo harus mulai dulu deh, kayanya cowok itu kalem banget ." 
"Jadi kapan lo mulai belajar main golf supaya bisa jalan bareng dia?" 
"Gue sih mikirnya first step harus membuka jalan di facebook" 

gokil, kepala gue membayangkan gue ngakak terguling-guling saat mendengar itu semua (dalam kenyataannya gue duduk manis dan menulis di sudut meja kayu yang keras itu-- cafe mahal dengan tempat duduk tidak nyaman---cafe yang aneh--OTT lagi....)

Romantisme, dua mata memandang dan melihat ada kerlip bintang di sana langsung tertampar kenyataan yang ada di depan mata gue ini...kenyataan mengenai data, strategi dan rencana pendekatan selanjutnya... GUBRAKKKK.... 

memang ini bukan masa gue... harusnya orang seperti gue udah masuk peti karena tidak lagi dapat mengikuti derap laju pertumbuhan (orba banget ndak konsepnya .. hihihihi) ... sekarang ndak ada lagi orang yang mencoba mendengar lonceng berdentang dan biola berbunyi sebelum bilang HE'S THE ONE... 

hehehe... :) 
liburan menye-menye.. semoga ndak bikin kalian yang baca--jadi bete :) cheers! 

Little things do make me happy, lho

"Lagu apaan sih ini?" tanya gue saat baca sebuah judul lagu yang panjang di ipod temen gue. 
"Itu soundtrack-nya cheers.... Lho, lagu itu gue cariin buat 'lo, gara-gara gue baca blog lo tentang lagu itu."   
"huh?" 

percakapan aneh ini gue dapat di tengah kegalauan idup gue di tengah pencarian cafe Birdcage yang nyempil di antara rumah-rumah tua kawasan Jakarta Selatan. 

mfffhhhh.... karena lagi mello jello gue jadi diem ngak tahu mau ngomong apa untuk menanggapi ucapan salah satu sahabat terbaik gue itu. 

mffffhhhhh... kenapa sih kalau mau komentar yang menyentuh hari ndak woro-woro dulu. Gue jadi benun mau ngomong apa... 

it was such a nice thing to say in so many level 

satu, dia baca tulisan gue 
dua, dia inget tulisan itu 
tiga, dia cared enough untuk nyariin lagu kuno itu dan ngedownload in nya buat gue... 

hehehe.. i'm flattered in so many ways 
sayangnya dia bukan lelaki jago maen gitar dengan tinggi tubuh mencapai 180 cm (hahahha) ... but then again, nuthing is like what you wish for, rite?

malam itu gue cuma bisa bersyukur py sahabat yang care enough to think of me like that... 
acara malam aneh itu di tutup dengan dia membaca tulisan ini, dan komentar dia...--yang seperti biasa-- norak banget! 

"ternyata hal kecil itu udah bikin lo seneng ya... huh? gampang banget sih bikin lo seneng!" 
kalimat ini ndak enak banget kalo didenger lewat suara sinis nya..gara-gara komentar itu, tiba kelibatan masa lalu nyata di depan gue, dan malam itu gue senyam senyum nginget sama semua hal kecil yang pernah dilakukan oleh semua sahabat gue pada gue...

hehehe... seperti judul di blog ini-- gue harus akui emang little things do make me happy :) after all i'm just a simple girl inside.... 


*thanks for taking me to the bathroom, holding on to my hand when I slipped and picking up all the peanuts off my toast, those little things do matter in my life, thanks y'all*   


Wednesday, May 20, 2009

Hei Keriting!

hei kriting!
kemana aja sih lo?
mau cekakak cekikik nih, ting...
mau cerita hal-hal absurd yang bikin rambut lo makin jadi keriting!
hehehe..
mau juga denger cerita-cerita aneh lo mengenai orang-orang ngak penting di dunia ini..
mau nyanyi2 lagu keren-keren yang teksnya lo apal semuanya itu...
mau liat lo nyisir rambut lo yang udah ndak bisa lo apa-apain itu...
mau liat lo ribet sendiri sama segala lotion yang harus lo olesin di wajah lo
mau ngakak denger penemuan-penemuan baru yang udah lo cobain agar rambut lo bisa lurus...
mau denger lo ngakak denger cerita mengenai kebodohan-kebodohan gue
mau denger istilah bule lo mengenai keanehan hidup gue ...

bottom line, sih...
gue mau ketemu 'lo
tapi gue mau egois nih 'ting....
gue cuma mau ketemu sama elo doang...
no one else...

hahahaha.... gokil, 'ting
sarap gue nih 'ting.. ngomong sendirian,
padahal gue tahu lo ndak pernah buka multiply lo
dan gue tahu entri ini ndak akan pernah lo baca...
dan gue tahu, kalau akhirnya lo tahu gue nulis ini...
lo palingan bakal gangkat bahu dengan cueknya dan bilang ''lo emang gila, 'Ta! nyebur aja ke empang biar waras..."

hahaha.. huh? emang empang sumber kewarasan?! dasar anak keriting yang aneh...
gokil 'ting, kegilaan gue udah naik satu tingkat lagi... karena sekarang gue nyela2 komentar lo --yang sesungguhnya buatan gue sendiri-- hehehe...

one step away from the nut house, yah matey?!

tapi peduli serigala!
toh, ndak bakal ada yang baca post ini...
jadi gila tanpa diketahui orang kan wajar aja... banyak orang melakukannya
trus kenapa aturan itu ndak berlaku buat gue?

Anak aneh, lo nulisnya di blog, yah orang kan bakal baca? pasti lo bakal ngomong itu...
Halah, orang yang baca ini kan kalo ndak 1) kenal sama gue, jadi udah tahu kegilaan gue 2) orang yang ndak kenal sama sekali sama gue...

jadi peduli serigala'lah

hahaha...
:)

Monday, May 18, 2009

Take me out to the ball Game!

"Take me out to the ball game, Take me out with the crowd.
Buy me some peanuts and cracker jack, I don't care if I never get back,
Let me root, root, root for the home team,If they don't win it's a shame.
For it's one, two, three strikes, you're out,At the old ball game."

Gue kenal lagu ini gara-gara DJ--sahabat gue-- sering nyanyiin lagu ini waktu kita masih sama-sama piyik. Secara gue mengidolai DJ (hehehe) bahkan dari jaman gue masih kecil, gue langsung penasaran sama lagu ini dan suka ikut menyanyikannya. Lagu klasik (buatan 1908) ini ternyata nempel banget di kepala gue.

setiap kali sepi gue suka humming lagu ini. rasanya seneng banget kalo udah nyanyi lagu ini. Ada keriaan di lagu itu yang ngegambarin pertandingan baseball yang riuh.. hehehe.. gue suka banget sama olahraga yang satu itu... entah karena bentuk bolanya yang lucu, atau celana ketat warna putih yang terlihat keren dipakai siapa pun.. atau lapangan yang bentuknya unik... hehehehe...

Baseball --akhirnya-- jadi satu bagian dalam hidup gue karena lagu sederhana itu. Lucunya gue sama sekali ngak ngerti perhitungan dalam olahraga itu.. tapi cuek lah... yang penting seru kalo nontonnya... Satu hal lagi yang menempel dari baseball adalah aturannya dia yang 'For it's one, two, three strikes, you're out'

STRIKE OUT! jadi moto sendiri dalam idup gue.. everything comes in three...
3 kali nyoba, 3 kali gagal.. berarti tidak akan ada lagi kesempatan berikutnya....
ufff.. entah itu baik atau enggak

menurut DJ, cara berpikir gue rada aneh dan konsep Strike Out itu absurd..
'Mungkin di masa depan nanti, lo butuh semua yang lo sudah keluarkan dari 'permainan' lo itu kan?"
itu alasan sederhananya dia...

tapi kenapa alasan itu ndak masuk di kepala gue yah? menurut gue kalau di sudah pernah disakiti, kenapa lo berpikir bahwa lo tidak bisa di sakiti lagi...

DJ sangat percaya pada kesempatan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya (hahaha.. makanya dia mengawini orang yang dia kawini sekarang * wakakaka*) .. gue--on the other hand--tidak pernah kenal sama yang namanya kepercayaan... (I wonder why we stayed friends until now)...

Perdebatan itu masih berlanjut sampai sekarang. DJ masih berpikir bahwa gue absurd, sedang gue berpikir bahwa DJ terlalu baik.

Akhir entri ini gue cuma pengen bilang "Gokil, gue kangen banget sama lo Dij...."

gue kangen gosip aneh2 di malam-malam buta (eh inget moto gue : "seorang sahabat adalah orang yang bisa kita ketuk pintunya jam 3 pagi, dan membukakannya untuk kita." )

gue kangen jalan ke kampus bareng menghadap dosen yang bertanya kenapa telat, dan kita jawab macet.. (waahahahhaa.. kos an di depan kampus kok macet!)

gue kangen minum susu coklat di balkon dan ketawa-ketiwi tentang hari yang aneh...

di saat-saat gue mau jerit "STRIKE THREE.. AND YOU'RE OUT!" pada satu hal yang penting dalam hidup gue....gue jadi inget sama lo dan lagu seru 'lo....

:)
miss you, mbak!


Sunday, May 17, 2009

Manado Suck!

gue sebel liat wajah pria dingin yang bikin sulit sekali masuk ke ruang konferensi ..
gue sebel jadwal dadakan yang diam-diam ditempel di dinding..
gue sebel hotel busuk yang bahkan kesetnya aja ndak bisa buat nyeka kaki..
gue sebel room mate yang jam 2 pagi sempet-sempetnya manggil room service untuk benerin telepon kamar kita (yang pada akhirnya) tidak Anda pakai juga!
gue sebel nungguin bikin ID dan diselak oleh pria berseragam yang membentak gue "Saya harus jemput PM Timor Timur di Bandara!"
gue sebel di ajak orang dan ditinggalin di tengah kebingungan dan kelaparan...
gue sebel disuruh buru-buru dan ternyata acaranya masih 3 jam lagi!
gue sebel jalan panas-panas dari gedung konferenci ke jalan besar untuk cari angkutan
gue sebel diplototin paspampres dan ditolak masuk venue konferensi

ah....
Manado suck big time!

tapi semua kesebelan itu cair saat tukang ojek yang gue sewa melewati jalan-jalan sepi di pinggir laut dan memperlihatkan pada gue serunya pinggir laut dan gunung yang berdekatan. Naik ojek dengan kecepatan amat sangat rendah (bila dibanding jekri2 jagoan jakarta) , membuat rasa kesel terbang di bawa angin Manado yang sejuk... PERSETAN sama semua orang yang bikin gue kesel! akhirnya gue bisa menarik napas sejenak dan bersyukur , karena walau ancur acara, sakit hati di dada, cengeng yang tiba2 kumat... gue ketemu banyak teman baik... :) yang bikin gue ketawa dan jadi ember saat gue mau nangis kaya gila!

... akhir cerita ini , kayanya gue harus meralat judul di atas... MANADO DOESN'T SUCK, GUE AJA LAGI SIYAL ....

*untungnya terakhir gue dapat pencerahan dan bisa mengambil keputusan mengenai sesuatu yang udah lama nempel di kepala*

Tuesday, May 12, 2009

should've seen it when the roses died....



"I should have seen it coming when the roses died
Should have seen the end of summer in your eyes
I should have listened when you said good night
You really meant good bye"

kata orang bijak, dunia sudah memberi tanda-tanda bagi kita.. ndak perlu mikir banyak karena --katanya lagi--jawaban sudah ada di depan mata kita. Kita hanya butuh melihat dan memahaminya.

Namun sayangnya gue adalah orang dungu. Terlalu dungu untuk melihat matinya bunga mawar, hari-hari terakhir dari musim panas yang indah dan ucapan selamat malam sebagai sebuah petanda. Petanda kematian gue, hilangnya impian gue dan petanda bahwa gue harus mulai dari nol besar lagi! Jadi sekarang gue dihadapkan dengan kenyataan yang seharusnya dari dulu gue sadari bakal terjadi...

siyal, gue paling sebel jadi orang bodoh... gue paling sebel jadi orang cengeng...gue paling sebel jadi gue saat ini....

siyal!!!!!!


* utk orang yang baru aja bikin gue merasa orang paling bodoh sedunia, sumpah gue benci banget sama lo... harapan gue sekarang hanya semoga lo cepet mokat aja, atau kalo ndak bisa, yah semoga gue yang cepet mati.. karena gue rasa gue ndak bisa berada satu ruangan sama 'lo!*

Goddammitttt.. i hate feeling like this!

Thursday, May 07, 2009

just me being pissed off

why did you equip me with a knife
when all along you knew that I'm going to war?
If you really want me dead, just say so...
because , seriously, i could think of thousand way to kill myself without you sending me to war

.... 
sheesh.... 
sometime i don't understand why people just don't say what they mean in the first place!

Monday, May 04, 2009

INI BUKAN NGAMBEK, TAUUUU!

cuma mau ngomong dikit...
supaya ndak nyesekin dada
gue cuma mau ngomong sekali
and be done with it!

Sumpeh gue bukan orang ngambekan
dan apa yang Anda-anda anggap sebagai gaya orang ngambek
itu dalam presepsi gue bukan konsep ngambek
itu hanyalah cara gue untuk NGOMONG SAMA ORANG YANG ENTAH KENAPA CAN'T GET A SIMPLE THING IN THEIR HEADS....

Damn...
gue bukan tukang ngambek
gue hanyalah orang sombong yang heran banget ngeliat orang yang ndak punya keinginan untuk menggunakan  apa yang ada di tempurung kepalanya....

Shesssshhhhhhh......

Selesai marahnya!

Gue ndak bosen, kok... janji!

Di temani aroma tembakau, kopi dan udara sejuk setelah hujan, gue ngobrol sama temen gue mengenai sifat 'mudah-bosan' milik gue yang sepertiny sudah laten dalam diri. Menurut temen gue, kebosanan yang gue idap itu timbul karena gue belum tahu apa yang sebenernya gue mauin dalam hidup ini.

"Gue main di satu tempat dari tahun 2003 sampai sekarang. Jadi bohong kalau gue bilang gue ndak pernah bosen. Tapi saat rasa itu melanda, gue coba tanya sama diri gue.. 'eh, bukannya main musik itu adalah impian lo sedari dulu?' Nah, saat bertanay itu, gue kembali sadar tujuan gue sebenernya apa."

Mendengar penjelasan itu gue tiba-tiba kebayang apa yang gue udah lakuin untuk bisa menulis. Keinget banget rasa putus asa saat ndak ada ide buat nulis, saat ngerasa semua tulisan gue ndak layak dibaca, keinget masa memaksa diri untuk duduk manis di depan mesin tik dan menulis-menulis-menulis.... keinget target-target bodoh yang gue tempel di layar komputer...keinget rasa frustrasi melihat penulis2 berbakat yang ada disekeliling gue nulis tanpa beban dengan hasil brilian.... keinget majalah dinding,buklet HI, keinget Info Jatinangor keinget proses Monggo! it's free lho ( sigh...) keinget proses Superstar.. keinget proses My Brother My Hero.... anjrit.. udah terlalu jauh rasanya gue untuk bisa bilang gue bosen sama hal yang satu ini....

Gila, ngapain gue ngelakuin itu semua kalo gue ngak mau kerja seperti sekarang ini?

Kampret, temen gue yang satu ini emang paling bisa ngejungkir balikin logika gue...

"Eh, kalau ada tawaran lain yang menarik dan menjanjikan sebuah jalan menghindari rasa bosan?" tanya gue nekat.. entah dapat ide bodoh dari mana untuk menanyakan hal ini.... ah, sebuah usaha terakhir untuk mencari pembenaran diri.

Dengan santai temen gue itu membuat analogi panjang tentang pilihan menjadi penulis lepas dengan menjadi musisi... "Gue udah tahu apa yang gue mau, yaitu main musik... saat ada tawaran lain yang bikin gue ndak bisa sepenuhnya main musik.... jelas gue ndak bakal rela... Karena gue tahu apa yang gue pengen lakuin ... dan tawaran semenggiurkan apa pun rasanya ndak bisa bikin gue bergeming, kalau tahu bahwa konsekuensinya adalah menghilangkan musik itu dari kegiatan sehari-hari gue"

PLAK
kalimat terakhir itu nampar gue, dan menyisakan label "DETTA MASIH ANAK KECIL YANG NDAK TAHU APA' Damn... gue ndak tahu harus ikut kursus apa yang bisa menghilangkan otak kanak2 gue ini...yang masih mudah bosan, ndak fokus, terburu-buru, dan hal jelek lainnya dalam idup gue...

hiks..
eh, sebenernya ndak sedih sih.. cuma kaget aja mengetahui gue sekanak2 itu.... bagi seseorang yang merasa dirinya logis, pengetahuan ini bikin gue merasa orang terdodol satu jagad raya....

* thx, matong! *

PENGECUT!

"itu artinya coward!"
kaget gue mendengar penjelaasan temen gue yang satu ini. Tiba-tiba aja muncul sebuah kata yang paling gue benci dalam pembicaraan kami malam itu. Langsung --selepas pulang dari rumahnya--gue merasa kudu nulis mengenai pembicaraan itu di jurnal gue, padahal sumpe mati perjalanan joglo-depok-pamulang-joglo udah menguras sisa tenaga yang ada di tubuh gue... terlebih waktu udah menunjukkan jam 12 teng... ah, tapi gue kudu nulis ini... sebagai peringatan akan hidup gue...

obrolan kami sebenarnya diawali dengan sesat yang sederhana yaitu harga susu bayi yang melangit. Sesi itu ditutup dengan kalimat, "jadi lo harus pikirin apakah lo udah siap keluar dari kerjaan saat lo udah tahu biaya susu anak lo sendiri aja udah segitu..."

Gue menghela napas denger itu semua dan dengan bodohnya tiba-tiba gue ndak bisa nahan diri untuk tidak berkomentar, "it takes a lot of money to start a family, ya.."

temen gue bales komentar, "Tapi kan itu masalah pilihan 'det. Ada kok pilihan lain..."

Mendengar itu gur sedikit lega.. "Iya, yah... ada pilihan lain.. wuidih ndak kebayang gue ambil pilihan itu. Boleh kan kalo ndak mau ambil pilihan itu?" gumam gue tanpa sadar.... yang ternyata temen yang duduk di sebelah gue denger itu...

"Iya di satu sisi ada pilihan to not start a family, tapi ada pilihan lain to do so.. kalau alasan lo cuma ngak ngebayangin bagaimana lo mengurus itu semua... itu artinya coward!"

Deg...
gur tertegun...
ada logika dalam omongan temen gue itu. Tiba-tiba gue merasa harus berpikir ulang mengenai skala prioritas dalam hidup gue. Apakah gue menentukan semua itu berdasarkan rasa takut semata atau memang benar itu yang gue mau...

waduh malam2 ngantuk2 otak gue dipaksa kerja kaya gini
hiks...




Tuesday, April 28, 2009

NONTON BARENG RDI (LAGI)



Ayo kita nonton bareng lagi.:-)
 
  Untuk merayakan World Book Day yang jatuh tanggal 21 April 2009,
  Reader's Digest Indonesia bersama Forum Indonesia membaca menggelar
  acara NONTON BARENG READER'S DIGEST INDONESIA
 
  Film bertajuk THE JANE AUSTEN BOOK CLUB dipilih karena bercerita
  mengenai 6 manusia yang memiliki 6 masalah yang terkait erat dengan 6
  novel legendaris milik Jane Austen. Kisah drama romantis yang terjalin
  seiring pemahaman mengenai 6 novel karya pengarang asal Inggris ini
  tentu akan membuka mata kita mengenai keindahan dan kekuatan sebuah
  karya tulis.

 Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Mei 2009
 Waktu : Pk. 15.00 - Pk. 18.00 WIB
 Tempat : Ruang Orientasi Museum Bank Mandiri Lt. 1
 Jl. Lapangan Stasiun no. 1 Kota- Jakarta
 
> Ingin ikut nonton bareng?
> Jawab pertanyaan berikut untuk mendapatkan 80 tiket untuk 40 pemenang
> dari Reader's Digest Indonesia.

 Sebutkan negara asal Jane Austen?
  A. Amerika Serikat
  B. Inggris
  C. Perancis
 
  Kirim jawaban via email ke data.rd@feminagroup.com dengan subjek NOBAR JANE AUSTEN, paling lambat 6 Mei 2009. kirim email beserta: Nama, Alamat,Nama perusahaan dan Nomor telepon yang bisa dihubungi. Pemenang akan dihubungi via telpon.

DAFTAR SEGERA. TEMPAT TERBATAS!

Sampai Ketemu di Sana!

IBU GUE

"Ayo kita naik jetcoaster itu!" itu adalah kalimat pertama dari ibu yang membukakan mata gue mengenai siapa sebenernya ibu gue...

kejadian itu terjadi sekitar 20 tahun yang lalu, tapi gue masih inget kaya itu baru terjadi kemaren. Ibu gue maksa gue naek jetcoaster yang menyeramkan.... setelah bernegosiasi sejenak, akhirnya ibu ngalah dan memperbolehkan gue naik jetcoaster yang lebih kecil--dan tidak mengerikan--... tapi namanya juga si ibu, karena gue dan bapak nolak untuk nemenin dia, dan adek gue masih di bawah umur, walhasil dia naek aja sendirian ...

keluar dari wahana itu, mukanya pucat pasi.. kata dia ngeri banget.. tapi katanya it was worth it! Nah itu ibu gue... manusia ndak kenal takut dan selalu penuh energi...

makanya agak stres gue 2 hari ini ngeliat dirinya lemas di rumah sakit karena ada masalah di lambungnya. Waduh.. dia bahkan sampe stres sendiri menyadari betapa rentan dirinya sekarang...

Semoga cepat sembuh ya, bu....
kalo udah sembuh gue rela diomel-omelin sama ibu selama sejam, tanpa protes!
Janji!!

:)

Friday, April 24, 2009

semoga masih boleh merindu...

semoga gue masih boleh merindu
pada kenangan yang sudah gue buang
pada kata-kata yang sudah gue lupakan
pada rasa yang sudah gue hilangkan

semoga gue masih boleh merindu
pada konsep mengenai kamu
pada konsep mengenai aku
yang dulu

semoga gue masih boleh merindu
karena, kalau tidak...gue ngak tahu
kenapa gue masih ada di sini
dengan rasa yang bikin gue mau mati

*jum'at-jum'at keinget sama salah satu sesi ngobrol kita, bung!*

Thursday, April 23, 2009

Cozy Street Corner @esplanade, 17 & 18 April 2009




Berawal dari becandaan dengan salah satu personel Cozy, ternyata keesokan paginya gue menemukan diri gue mencari pasport dan membayar tiket PP ke Singapore! hahaha....

melihat mereka manggung di negara orang dengan sound dan lighting yang bikin gue cengar-cengir membuat terbayar semua deg-degan gue nungguin cuti turun.

Terima kasih untuk semua teman yang membuat gue bisa seneng-seneng di akhir pekan minggu lalu....

Wednesday, April 22, 2009

Yes, I am that strange! (warning : the content may be harmful)

one friend called me a geek due to the fact i googled almost everything concerning my life...
one friend called me weird due to the fact that I don't have the energy to make up a lie
one friend called me simply irrisistable, but we wont  get to that in this entry ... hehehhe...

well, anyway...
today i'm sure i will get a new label for simply being me...

this is the story....
my office just embbeded a new system, in which our job are measured by tokens that we collected after doing a job. Some jobs are worth more than others, and at the end of the year, these tokens --after they are accounted for-- shows how much bonus we can have.

is really a simple and logical system... but somehow.. just somehow.... --guess the reason why people called me weird-- i'm sadden with the thought of it...

i know that the reason people work is for money, but when seeing it like that, i feel powerless.. i feel like those vending machine that will give you soda when you pop a coin in.... arghhhhhhh..... I'm doing something not because i want to but because there's a hefty reward behind it...

not trying to sound such a goodie two shoe, but i do feel very very sad... :(
huh....the bitter taste of capitalism lingers in my mouth and i just cant spit it out....



Tuesday, April 21, 2009

Kagum (terinspirasi dari blognya Revi)

Jatuh kagum
pada Anda
yang tidak sempurna
yang tidak baik adanya
yang tidak indah pesonanya

Jatuh kagum
pada Anda
yang juga bingung kenapa kekaguman itu ada
yang juga tidak tahu harus berbuat apa
yang juga berharap agar fase ini cepat berlalu saja

Jatuh kagum
pada Anda
walau tetap berharap agar semua ini tetap jadi rahasia
walau tetap berusaha menggunakan logika saat bersama Anda
walau tetap berdoa agar kita bisa keluar dari masalah ini masih dalam keadaan baik-baik saja


*baru aja baca blognya Revi, dan gue mau ketawa sendiri...karena Revi menggambarkan sifat suaminya yang persis banget sama sifat gue! wahahaha.. sumpah kocak beratz mengetahui bahwa ada orang di luar sana yang punya sifat persis plek sama gue soal masalah memperlihatkan rasa sayang,... hahahaha (thx, Rev, karena telah membuat gue ndak merasa jadi orang aneh di dunia ini) .....


Wednesday, April 15, 2009

JODOH!

kaya 'lo bakal jadi sama orang bule deh, ujar seorang temen gue dengan serius.
Gue ketawa aja... (lho emang bisa ngapain lagi?)

pastinya aktivis gokil gitu, ujar temen gue yang lain menyatakan 'terawangannya'
jawaban gue untuk ide ini hanya meringis

udah deh pilih yang berprofesi sebagai dosen aja......omongan orang ngawur yang sayangnya gue anggep sebagai temen

hehehe...gue --si objek penderita dalam wacana ini-- cuma bisa diem aja... pasrah.. katanya kalo nolak nanti kena batunya sendiri. Gue cuma bisa meng-amini semua pendapat temen-temen gue itu... semua itu terjadi sekitar dua tahun terakhir ini...

tapi hari ini, ternyata wacana itu masih idup aja, karena tiba2  seorang teman yang udah lama ndak gue temuin... menulis "Hati-hati ntar jadinya sama anak band, lho"

damn....
kapan tebak-tebak buah manggis ini bisa selesai...
hehehhehhhehe...

Tuesday, April 14, 2009

yang ketinggalan dari Liburan Sambolo Maret lalu(Arung)




:) senangnya liat anak ini main air... ada rasa iri liat dia senang bermain sendirian di laut luas tanpa rasa kesepian....

yang ketinggalan dari Liburan Sambolo Maret lalu(2)




berasa kaya pantai punya gue sendiri...
tapi emang beginilah seharusnya pantai.. tempat orang nyepi dan mikir bahwa dunia ini memang khusus diciptakan buat diri kita seorang saja... :) taelah! hahahaha...

lagi mau ngabur lagi dari kenyataan nih!

Sunday, April 12, 2009

Wednesday, April 08, 2009

Geblek!

Dasar geblek!
masak gue pengen banget liat si manusia geblek itu duduk di sebelah gue...
Bayangan mukanya yang usil itu tiba-tiba nempel jelas di kepala gue. Geblek, kebayang pula bagaimana dia selalu nyengir bego sambil ngangkat satu alisnya.. Dasar! rasanya gue mau ketawa sendiri di kantor gue yang mulai sepi orang namun penuh dengan kerjaan di sore sebelum libur seperti ini....

Dasar geblek!
bayangan tentang si manusia geblek itu makin jelas aja! ditambah selingan-selingan kejadian super duper aneh yang kami berdua alami bersama.... hahaha... sial! lepas juga ketawa gue dalam kesendirian ini.... biar aja ah... ngak tahan kalo ngak ketawa!

insiden lelaki ganteng yang ngak tahu bahwa mobil kami ada isinya, jadi seenak udel ngenerin celana ketatnya di depan muka kita....

insiden yang menemukan fakta bahwa mendengarkan musik klasik tidak selalu bikin hati tenang, apalagi kalo lagi nyetir heboh di jalan tol!

insiden lelaki ganteng yang biasanya cuek jadi bodoh, tapi mendadak jadi sok pinter karena merasa harus keren dihadapan manusia geblek itu!

insiden perempuan genit yang bikin bulu kuduk manusia geblek itu merinding sampe kudu curhat heboh sama gue...

insiden dasi biru

dan insiden2 kecil lainnya yang melibatkan kaca, handuk merah dan rumah kosong! wahahaha.. ini paling heboh deh!

Geblek! mikirin itu semua bikin sore ini jadi sedikit lebih indah... hahaha...
Sumpah deh, manusia geblek itu berhasil bikin hidup gue jadi meriah...
dan saat ini sepertinya gue butuh kemeriahan itu...

dasar geblek!
kangen gue!
ah, tapi untuk apa jerit2 ungkapin itu, karena gue tahu lo pasti udah tahu...
karena lo pasti juga ngerasa begitu....
sayangnya kita sudah ndak bisa ketemu...

tapi tenang aja yah...
ingatan gue cukup kuat untuk bisa bikin bayangan lo ada di sisi gue sambil cengar cengir bego itu!

Monday, April 06, 2009

boleh ngak ya?(selasa ceme-ceme.. yuk mareee....)

boleh ngak nitipin hati ini di kamu?
ngak bakal ngerepotin kok
dia cuma butuh ruang kecil di sudut hidup lo
ndak perlu lo jaga
ndak perlu lo rawat
dia udah cukup gede untuk ngurusin dirinya sendiri
dia udah cukup lama hidup untuk tahu bahwa dia harus melakukan apa-apa sendiri

boleh ngak nitip hati ini di kamu?
ngak lama kok..
secepatnya gue bakal ambil lagi
setelah semua masalah yang menyebalkan ini gue beresin
setelah semua kewarasan gue kumpulkan kembali
gue nitipin hati ini karena gue ngak tega membiarkan dia untuk ikut serta dalam keribetan ini ...

jadi boleh ya, gue nitip?
karena gue tahu sama kamu,
hati gue ini ndak bakal kenapa-napa
karena kamu juga ndak tahu untuk apa hati ini ada...


selamat pagi, bung!
(tulisan aneh dari kurcaci aneh yang lagi ngambek karena gue maksa dia untuk nulis artikel jalan-jalan ke Yogya!)


Tuesday Morning 8.15

they have been defeated once again
now... marching back home, they parade the lashing showed on their pitiful heart.
showing them off as proof that they have gone to war
and fought for the love they believe in

making certain that people know
they tried
not like others
who just stepped out of the battle field
knowing that love isn't something you fight for...


=for those who fought and lost=

Monday, March 30, 2009

malam ini ....

gila, bingung banget sampe pengen nangis!!
ada yang salah sama hari ini, kayanya...

Friday, March 27, 2009

Jatuh Cinta Sama Malam

sudah larut
tapi kok mata belum ngantuk
masih mau terbuka nikmati malam...
masih mau menatap gelap langit yang jarang sekali berbintang

sudah larut
tapi kok pekerjaan belum surut
padahal kepala sudah seperti toko yang mau tutup
sudah diberes-beresin kotaknya dan sudah dirapikan semua displaynya

sudah larut
tapi kok masih mau duduk
menulis hal-hal yang tidak perlu
bukannya mengambil tumpukan referensi dan transkrip wawancara
dan menjadikan tulisan yang menghasilkan uang...

sudah larut
tapi kok masih nekat terjun ke dalam lamunan
yang kalau siang tak mungkin timbul
karena siang-siang selalu hiruk pikuk

sudah larut
tapi kok gue tetep nekat
bilang cinta sama malam
yang cuma bisa diam dan tak tanggap sama cinta gue padanya


wahahaa..... sebuah peringatan bagi orang2 yang doyan  kerja malem2! ntar jadi segaring gue lho!!! hahahaha ... damn.... harusnya nulis yang lain, kok maunya nulis ini sih! Dasar! Emang Sarikat Pekerja kurcaci di kepala sangat dominan di ranah itu, mau ngak mau gue cuma bisa turut... siyal!

BASI! (terinspirasi dari blognya monic)

bah! basi banget hari ini...
NGAK PENTING SEMUANYA!!!!!

Thursday, March 19, 2009

Jadi, Menurut Lo Gimana?

Jadi, menurut Lo gimana?
Jadi, menurut Lo gimana?
Jadi, menurut Lo gimana?

Kapan sih gue bisa berhenti bertanya?
Kapan sih gue bisa berhenti bingung?

Harusnya gue sudah cukup gede untuk nentuin semua sendiri
Harusnya gue sudah cukup tahu tentang apa yang penting buat gue

Tapi kenapa gue masih pengen ngangkat telepon dan memencet nomer lo
dan menanyakan pertanyaan yang mungkin sudah bosan lo dengar
Arrrghhhh... sebel .....
atau ini memang cara dunia ngasih tahu bahwa gue butuh lo
dan fungsi lo di dunia ini untuk ngurusin gue....



= hahahahahaha... detta lagi berusaha jadi ABG siang ini.... maaf teman-teman!=

Arti Namamu--dari Revi--

Tertarik sama entrinya revi... makanya langsung ikutan dan nge-klik :
http://www.blogthings.com/whatsyournameshiddenmeaningquiz

Hasilnya? ada orang yang sok tahu maen nebak2 gue lewat nama... hahaha... padahal jelas2 gue orangnya pendiam dan penuh misteri gini kok hasilnya begini sih?!


You Are Lively and Courageous

You are full of energy. You are spirited and boisterous.
You are bold and daring. You are willing to do some pretty outrageous things.
Your high energy sometimes gets you in trouble. You can have a pretty bad temper at times.

You are friendly, charming, and warm. You get along with almost everyone.
You work hard not to rock the boat. Your easy going attitude brings people together.
At times, you can be a little flaky and irresponsible. But for the important things, you pull it together.

You are wild, crazy, and a huge rebel. You're always up to something.
You have a ton of energy, and most people can't handle you. You're very intense.
You definitely are a handful, and you're likely to get in trouble. But your kind of trouble is a lot of fun.

You are very intuitive and wise. You understand the world better than most people.
You also have a very active imagination. You often get carried away with your thoughts.
You are prone to a little paranoia and jealousy. You sometimes go overboard in interpreting signals.

You are usually the best at everything ... you strive for perfection.
You are confident, authoritative, and aggressive.
You have the classic "Type A" personality.

You are balanced, orderly, and organized. You like your ducks in a row.
You are powerful and competent, especially in the workplace.
People can see you as stubborn and headstrong. You definitely have a dominant personality.

You are a seeker. You often find yourself restless - and you have a lot of questions about life.
You tend to travel often, to fairly random locations. You're most comfortable when you're far away from home.
You are quite passionate and easily tempted. Your impulses sometimes get you into trouble.

You tend to be pretty tightly wound. It's easy to get you excited... which can be a good or bad thing.
You have a lot of enthusiasm, but it fades rather quickly. You don't stick with any one thing for very long.
You have the drive to accomplish a lot in a short amount of time. Your biggest problem is making sure you finish the projects you start.

You are truly an original person. You have amazing ideas, and the power to carry them out.
Success comes rather easily for you... especially in business and academia.
Some people find you to be selfish and a bit overbearing. You're a strong person.

You are a free spirit, and you resent anyone who tries to fence you in.
You are unpredictable, adventurous, and always a little surprising.
You may miss out by not settling down, but you're too busy having fun to care.



You were well worth the wait...

pagi2 di kantor kosong, gue iseng buka2 majalah yang paling banyak dibaca di seluruh dunia. Edisi Febuary dari Amerika. mungkin majalah ini tahu gue raja ceme-ceme... jadilah mata gue langsung tertumbuk pada artikel THIS THING CALLED LOVE...

judulnya langsung menarik perhatian secara salah satu lagu yang menurut gue unik jaya judulnya CRAZY LIL' THING CALLED LOVE dan salah satu entri favorit gue di multiply ini judulnya "itu yang namanya cinta" hahaha... artikel 10 halaman itu bikin gue senyum dan bahkan deg2an sendiri...

gue selalu percaya bahwa cerita cinta itu ndak ada yang biasa-biasa aja. Cinta itu sendiri --menurut gue-- sudah ndak biasa. Bagaimana bisa sih orang punya perasaan begitu kuat pada orang lain sampai bisa melakukan segalanya buat orang itu.

Ada temen gue yang baru punya anak dan dia sampai ndak percaya bahwa dia bisa menjadi seorang bapak yang demikian perhatian pada anaknya. "Gue ngak peduli apa baju gue dipipisin anak gue.. yang penting gue bisa gendong dia. Kebahagiaannya beda sama belanja," tutur temen gue yang doyan belanja itu.

Temen gue yang dulunya ganti pacar kaya ganti baju, tanpa malu-malu bilang kalau dia cinta banget sama suaminya "Rasanya gue ngak peduli sama apa pun deh, yang penting bagi gue saat ini adalah agar dia selalu senang. Entah kenapa melihat dia senang itu memiliki kebahagiaan tersendiri."

Gokil.. love is all around! bahkan artikel yang tiba2 hadir di depan gue ini pun mengatakan hal yang sama. 5 pasangan bercerita ttg cinta mereka. Secara majalah ini bukan majalah yang meng-endorse cinta ceme-ceme.. jadi artikelnya terasa menyentuh tanpa jadi lovey duwey... ada 2 cerita yang bikin gue terpesona.

Cerita pertama mengenai perwira Angkatan Udara berusia 50 th yang mencari pasangan. "He was retired. which was a relief; if he'd still been on active duty, we would have to stop immediately because of my rank." wanita dengan pangkat tinggi itu menemukan cinta setelah mendapat jalan bertemu dengan orang yang mengerti mengenai pekerjaanya, tanpa beban perbedaan pangkat karena sang pria adalah seorang pensiunan. "You were well worth the wait..." kutipan yang jadi judul di atas diambil dari omongan perwira ini.

Cerita kedua mengenai pasangan yang kawin dg pasangan yang sama sebanyak dua kali. "We shared so much over the years,like rings on a tree. We had such a  bond." begitu tutur wanita pemilik galery mengenai perasaannya terhadap sang suami yang dia ceraikan selama 5 tahun, sebelum akhirnya dia kawini lagi...

inti dari tulisan gue yang gondrong ini?

well, cinta itu aneh dan kadang ngak logis. Seperti blognya temen gue yang bilang cinta dengan pernyataan "pantat suami gue yummy banget!" atau nyokap bokap gue yang gemar banget ngobrol berdua dan bergandengan tangan kalau sedang jalan.

Mmmmm.... semua itu bikin kadang bikin ngiri, tapi kadang gue cuma bisa geleng-geleng sambil keheranan. Sepertinya aneh banget rasa itu... bahkan ada seorang temen yang menyarankan agar gue mau nyoba tren jatuh cinta itu. "jatuh cinta deh, det. it's fun!" Coming from a man yang beberapa menit yang lalu baru nyampahin gue mengenai bagaimana hatinya hancur berkeping-keping karena seorang perempuan. Saran itu gue tanggapi dengan gelengan kepala tanda keheranan...

Hehehe... tiba2 ada pemikiran, mungkin diciptakan cinta di dunia biar gue ndak merasa bosen hidup tiap hari karena... dengan cinta setiap hari penuh kejutan dan curhatan yang selalu heboh adanya... hahahha.. kalau begitu, mengutip Afgan.. Well. I gotta say  "terima kasih, cinta!"

Wednesday, March 18, 2009

Rabu Curhat (jangan baca kalo ndak tahan sama yang menye-menye)



Kenapa jatuh rindu
padahal baru saja bertemu...
Kenapa jatuh rindu
padahal semua cerita sudah sampai ke kupingmu...
Kenapa jatuh rindu
padahal sudah tidak ada lagi yang bisa bikin rindu...


hehehe.. selamat curhat teman-teman.. sori hari ini sesinya kesorean.. abis liputan dan rapat seharian!


 
 

Tuesday, March 17, 2009

Attention All Shoppers!

  Tadi sore—setelah melewati banyak sekali keribetan—gue mendapati diri gue duduk manis di sebuah ruang bioskop seharga Rp 15000… tanpa mengantri, tanpa sibuk milih film dan tanpa perlu jalan kaki. Emang hebat temen2 gue sore tadi!

Confession of A Shopaholic, begitu judul film yang mereka pilih untuk sore ini. “Seru lho untuk ketawa-tawa,” begitu ujar Ion, temen gue beberapa hari yang lalu. Mmmm.. menarik, begitu batin gue. Jadi dengan anteng gue duduk di bioskop sambil menanti bagaimana kisah yang berdasarkan novel laris Sophie Kinsella itu dijadikan sebuah film.

Sebagai orang yang tidak pernah terpapar oleh tulisan Sophie Kinsella, gue datang ke bioskop tanpa ekspektasi. Karena alasan itulah maka gue sangat amat kecewa dengan apa yang lihat di layar itu. (Lagi-lagi gue kembali dikecewakan oleh film Hollywood!) Kalau gue aja kecewa apalagi orang-orang –seperti Nofi, yang sore itu juga nonton bareng gue—yang sudah punya bayangan mengenai sosok perempuan penggila belanja yang gokil itu, pastinya akan kecewa abess…

Kenapa gue kecewa? Jawabannya sederhana kok… karena gue merasa dilecehkan secara intelektual sama film makernya (keren ngak tuh bahasa gue)… apakah hanya karena film ini adalah sebuah chick flick maka tidak dibuat dengan keseriusan tinggi? Gila apa? Sebagai penggemar chick flick gue merasa dikhianati.. hehehe…

Semua karakter yang ada di film itu terasa dangkal banget! Ndak membekas dan tidak memberi penjelasan logis mengenai mengapa dan bagaimana.

Seperti apakah isi tulisan Rebecca yang bisa membuat chief editor majalah ekonomi jadi terpukau dan langsung menjadikannya penulis bintang di majalahnya?(sumpah gue penasaran bagaimana orang yang tidak mengerti ekonomi mendadak bisa menganalogikan masalah ekonomi dengan sepasang sepatu—gue pikir saat orang sudah beranalogi, maka pemahamannya sudah berada di satu tingkat lebih tinggi dari orang biasa.. well, that's just me sih)....  Bagaimanakah cara pembaca majalah ekonomi mendadak mendapat penggemar begitu banyak dalam waktu singkat? Bukankah majalah ekonomi memiliki pangsa yang demikian khusus, sehingga pertambahannya tidak akan secepat itu?

Damn… gue beneran penasaran sama pertanyaan-pertanyaan di atas, sayangnya sampe akhir film, ndak ada jawabannya…

Selain masalah-masalah di atas, gue merasa film ini tidak berlaku adil pada para penggila belanja. Gue memang bukan orang yang gemar belanja. Walau ndak doyan belanja, gue punya temen2 yang gila belanja, dan ada satu dua di antara mereka yang bisa lah disebut shopaholic… Dari orang-orang itu, gue bisa melihat satu hal yang mirip dari mereka semua. Mereka adalah orang-orang yang cerdas yang punya kelemahan kalau dikasih liat barang bagus di toko. Saat melihat karakter utama di film ini gue bertanya dalam hati, apakah orang yang clumsy, dudul dan uncreative seperti ini layak jadi seorang shopaholic? Lihat Sarah Jessica Parker dan gang-nya yang doyan belanja di Sex in the City sebagai pembanding. Si Rebecca hanya bisa disebut sebagai orang yang kalap belanja!

Shopping bagi para shopaholic adalah sebuah pelepas stress, nyanyian surga dan kedamaian nirwana. Ada sebuah falsafah hidup di sana. Sebenernya ini diperlihatkan  sedikit dalam adegan Shopaholic Anonymous… sayangnya, tokoh utama yang diberi label shopaholic ini, tidak ditanamkan salah satu trait (waduh.. ndak tahu bahasa Indonesianya apa ini) yang ada dalam seorang shopaholic.
 
Intinya sebenernya sederhana… (what?! Gue nulis panjang2 gini, intinya ternyata sederhana?!) film ini tidak memiliki kedalaman seperti yang gue harapkan dalam sebuah film… tingkat kepercayaan gue pada apa yang diceritakan di sini sangat rendah. Dalam perjalanan pulang dari nonton gue kepikiran, betapa nanti anak cucu kita melihat ini, dan akan beranggapan bahwa masalah shopaholic adalah sebuah laughing matter (sori nyelip lagi basa aneh ini) … bukan gue mengharap semua film adalah film mikir dan berat, tapi film kacangan bukan berarti film yang hanya selintas lewat aja di kepala bukan…liat film bring it on!  Film kacangan yang punya pesan mantap dan karakternya dalam… bukan mau ngecap film CoTS bermutu rendah, ini cuma jeritan gue supaya kalo bikin film itu sedikit logis donk.. secara gue orang bodo yang ndak bakal ngerti kalo ceritanya ndak jelas! Hiks…





Where were you when I needed you the most! (selasa-selasa curhat)

I guess the saying is right, prayer do come true. I use to think if it didn’t happen now, it will never happen. But I guess I have to bite my tongue, coz way back when I use to pray for someone who I could relate to… who wouldn’t think that my life is strange, my opinion is weird, my choices are absurd…

I’m not saying that the friends I used to have and the people around me aren’t great or they don’t get me.. it’s just nice to finally find someone that understood what I’m talking about, not just a person who supported me 100%, but still don’t understand why I am doing this in the first place.. hehehhe

Thank you for being one of my friends!

Cuma ada satu masalah nih…
Kemane aje lu jaman gue lagi kuliah dan butuh temen curhat secerdas elu ?? (dan jangan bilang waktu itu lo masih SMP!!!!! Hehehhehe)

Lucky I'm in Love with My BestFriend?

Katanya sih lucky I'm in love with my best friend.. tapi kok  setelah dengerin lagu Jason Mraz itu berulang-ulang mala ini, gue ngerasa konsep jatuh cinta dengan sahabat sendiri itu mengerikan. Di tambah artikel yang gue pelototin saat mendengarkan lagu itu sampai pagi dini hari tadi bercerita mengenai bagaimana seorang pria akhirnya bercerai dengan istrinya –yang dahulunya adalah sahabatnya, rekan kerjanya dan partnernya dalam mengurus anak.

Hiks, jadi sedih baca artikel ini. Ada rasa kehilangan asa waktu baca pria itu kaget setengah mati saat tahu perkawinannya hancur berantakan. Artikel ini menambah pengalaman gue mengenai hubungan berpasangan di minggu. Lucunya semua pengalaman gue dalam minggu ini mengenai hal ini kok tragis yah? Ada cerita seorang yang baru saja bercerai, ada cerita mengenai putusnya seorang teman dengan pacarnya, ada kisah lama tentang perceraian yang tidak baik-baik , ada… yah… ngak usah dibeberin  semua aja kali ye… hehhehee….

Masih adakah ruang sedikit untuk bahagia di dunia ini untuk mereka yang sedang menjalin cinta? Waduh, kalau pengalaman gue minggu ini jadi tolak ukur percintaan rata-rata agak miris juga yah dunia ini.

Gue inget saat jadi pundak bagi seorang sahabat yang putus mampus sama pacarnya. Tiap detik maunya nangis mulu… fase itu berakhir saat dia memasuki fase self pity yang bikin gue setengah mampus bête dengerinnya.

“Mungkin ngak sih gue nemuin pasangan? Apakah gue akan hidup sendirian terus?” begitu ratapnya…
Bukannya ndak sayang dan ngak cinta sama sahabat gue itu yah… tapi gue ndak rela dia jadi pesimis gitu…
“Emang apa sih yang ditakutin kalo idup sendirian?” pertanyaan sok pinter dari gue setelah ndak ngerti mau ngapain lagi saat dia mulai curhat.
“Ndak ada temen saat gue tua nanti…” begitu jawab temen gue dengan ragu-ragu.
Gue bengong, tadinya gue pikir jawabannya bakal ke arah seksualitas atau (G forbid) philosophical.. damn… ternyata cuma kesendirian… siyal!

Untuk menutup cry fest nya dengan santai gue bilang
“Iya udah deh… ntar kalo udah umur 40 atau 50 dan ternyata lo dan gue ndak berpasangan, kita bikin janji untuk tinggal satu rumah bareng, ada yang mau ikutan?”
tawaran gue tertuju pada semua temen gue yang ada di tempat itu. Satu temen gue tunjuk tangan, “gue ikutan deh, det! Hari gini nyari pasangan susah juga, kalo gue akhirnya sendirian, gue ikut gabung yah?”

Ide konyol, kecil, dan ndak berarti itu sekarang ternyata udah berkembang. Sekarang udah ada beberapa orang yang daftar.

Konklusi gue … ternyata memang lebih mudah nyari seorang sahabat yang rela nemenin lo kala suka dan duka dibanding pasangan yang sampai detik ini belum ketemu sosok yang bisa dibilang tepat ini….

Hehehe….   

Sunday, March 15, 2009

Thursday, March 12, 2009

Candi Boko, Rhoma Irama dan Vena Melinda

"Mau kawin nih! lucu kali yah, kalo kawinannya di candi?" ujar temen gue yang udah bosen bolak  jakarta -yogya tiap bulan hanya untuk pacaran.

"Seru tuh... pesta perkawinan di candi ...ada yang bikin program perkawinan di candi boko tuh," ujar gue dengan semangat.

"Wah, candi boko.. gue belum pernah denger tuh," temen yang calon pengantin itu menimpali.

"Candi boko? gue juga belum pernah denger," kata temen gue yang lain--ikut nimbrung--, "candi baru yah??"

Deng....deng.... sunyi melanda sesaat di tengah warung kopi tempat kita nongkrong tadi malem. Bo, namanya candi ndak mungkin baru kaleee...... emang dikata mall!

dasar!

Rapid Fire. det!
Ok, jawab gue setengah ngantuk
Lo milih punya bulu dada atau jadi bulu dada Rhoma Irama?
Damn..... pilihan sulit.... batin gue
Beberapa detik kemudian gue menjawab "Punya bulu dada"

temen gue yang setengah sarap itu udah guling-gulingan sambil berkata "Oh my, it took you that long to consider you better have a hairy chest, than to be the hair on Rhoma Irama's chest! kacau lu!"

gue bete aja... sial

Rapid fire lagi, det!
Ok, jawab gue dengan semangat mau jawab secepat-secepatnya supaya diketawain

"Lo milih jadi Dorce atau Vena Melinda?"

gue bengong, ndak tau mau jawab apa....

temen gue puas banget ngakaknya.. "Gokil! ternyata jadi Vena Melinda itu ndak semenarik itu ya?"

Apa hubungannya Candi Boko, Rhoma Irama dan Vena Melinda?
well, dalam hidup gue semua itu terhubung lewat temen-temen gue yang gokil pisan...
temen-temen yang bikin hidup gue yang aneh ini jadi kelihatan lebih menyenangkan. temen-temen yang bikin gue rela untuk sejenak memotong waktu tidur gue agar bisa ngakak dengerin cerita mereka yang aneh...

temen bagi gue adalah orang-orang itu... orang-orang yang ngak bikin gue kesel karena sok pinter, sok tahu  dan sok asyik... label itu cukup buat gue doang... hahaha....

thx, guys for making me laugh my whole life away!
karena setelah itu, gue bakal kembali jadi orang aneh lagi....



Wednesday, March 11, 2009

Kalau semua lelaki itu bajak laut

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?"begitu tulis Ajeng di blognya. Damn! gue mengutuki diri karena terpancing baca blog perempuan dengan daya imaji yang kadang-kadang terasa terlalu liar itu.

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?"kalimat itu menghantui gue. Dia ngak mau pergi. Dan dengan terpaksa gue berhenti berpikir lalu membiarkan kepala gue melakukan kehendaknya.

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?" karena yang ada di hatinya adalah lautan lepas tanpa batas...

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?" karena yang ada dipikirannya adalah harta rampasan yang akan membawanya ke puncak ketenaran

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?" karena mereka tahu bahwa mereka sudah cukup bahagia tanpanya...

"Lagipula, sejak kapan seorang bajak laut merindukan wanita?"untungnya tidak semua lelaki mau jadi bajak laut... cukup orang-orang yang gue kagumi saja yang merasa diri mereka adalah bajak laut yang perlu pergi ke ujung dunia untuk mendapatkan kebahagiaan mereka....

semoga bahagia, bung!

Tuesday, March 10, 2009

Rabu Curhat! (jangan baca kalau tidak siap)

"Besok-besok kalau main bawa pacar dong," begitu ujar temen gue dengan santai saat ketemu gue tadi malam. Entah maksudnya nyindir atau emang dia dengan tulus nyuruh gue ngebawa lelaki yang bikin bahagia hati gue itu.

Reaksi pertama gue ketawa aja... tapi saat melihat dia menunggu jawaban gue, dengan enggan gue jawab.. "Wah, ndak punya pacar euy.. jadi ndak bisa bawa siapa siapa nih."

"Wah kalau gitu cari dong....." dengan nekat dia masih meneruskan obrolan mengenai topik yang gue coba hindari itu..... Damn.....

Gue cuma senyum melihat temen gue yang baik itu.... ah, sepertinya malam itu bukan waktu yang tepat untuk bercerita mengenai sesuatu yang begitu personal dalam hidup gue...... Jadi gue hanya tersenyum dan bilang... "Pacar gue ngak ilang kok, makanya ndak perlu dicari..."

dengan kalimat -yang menurut gue- keren banget itu, gue sudahi obrolan ....

beberapa saat sebelum gue menutup mata gue pagi tadi.... tiba2 gue keinget sama sebuah episode The Nanny  yang sempet gue tonton...

Fran : ... this will help you get boys when you grow up
Gracie : mmm.... Fran, what do I do with boys once i got them?

jawaban Gracie terdengar jauh lebih keren dari punya gue... kenapa ndak kepikiran ngutip jawaban anak kecil itu.. duh....


BOSAN!!!!!

aduh penyakit laten gue kambuh lagi.. entah kenapa gue orangnya gampang bosenan...
sepertinya gue terlalu mempercayai pemikiran orang pintar yang bilang bahwa ndak ada yang permanen selain perubahan ..

aduh.. jeleknya gini nih... saat tidak ada yang menarik, saat tidak ada yang menyenangkan, saat tidak ada yang gue kerjakan benar adanya.... kebosanan melanda... dan gue cuma bisa berharap kalo diujung hari ada sesuatu yang bisa bikin gue tidak bosan lagi dan kembali hidup sebagaimana seharusnya...

damn... gue bosen jadi orang yang gampang bosenan....

are you sure, babe?

are you really really sure about this, babe?
is not just something that pops up in your head while taking a shower this morning?
if you are sure, then I'm game...
although if you asked me for my opinion
i would shrug and say... I have no idea
but as long it's a you-and-me-thingy i have no objection

OK,
then...... lets jump!

PUTUS!

Gue baru kelar baca femina terbaru. Di halaman belakang --rubrik JUJUR SAJA -- ada pembahasan yang bikin gue merasa kudu nulis di multiply hari ini... hehehhe... (mumpung baru kelar deadline)

tema rubrik JUJUR SAJA kali ini adalah "'DIPUTUSIN DENGAN MENYEBALKAN' wuidih,... menarik bukan? yang lebih menarik adalah isinya.. ternyata ancur2an banget orang pada diputusinnya.. ikutan sedih gue bacanya.

Ada yang bilang cara diputusinnya dengan sang pacar mengubah status dari in a relationship menjadi single di facebook lalu dia dihapus dari daftar temannya..(gokil, teknologi!)

ada yang tiba2 ditelp pacar (yang saat menelpon sedang jalan dengan mantannya) trus dikasih tau bahwa mereka berdua balikan lagi.. sehingga harus putus dengan dia... (gila, mau nyambit banget gue sama orang ini)

ada yang ditulisin memo putus di meja kelas, terus dibaca satu kelas karena dia dateng telat... (kaga ada otaknya!  yah.. tapi what do you expect anak SMA bo....)

sedih ya baca itu semua (hehehe lagi mellow jello gue nih!) kesannya pahit banget.. segala cerita, segala ketawa, segala curhat nyaman.. ternyata ujung-ujungnya cuma digituin doang... damn.... ngak rela banget....

apa sih yang ada dipikiran mereka (yang mutusin maksudnya) sampe mereka bisa tega ngelakuin itu semua? maksud gue, bukannya waktu pendekatan mereka semua terlihat baik, kenapa pas putus bisa jadi raja tega?

mmm....gue sih ndak pernah diputusin pacar dengan cara brutal, tapi gue sering ngerasain di tinggalin (eh ini dari bahasa inggris 'being dump') sama temen-temen gue....jadi gue ngerti apa yang dirasain sama semua orang2 di atas.. dan rasanya mampus ndak enak jaya!

waktu SMA ada temen gue yang tiba-tiba ngediemin gue dan ndak mau ngobrol sama gue lagi... ngak ada cerita, ngak ada penjelasan, ngak ada lanjutan.. dia cuma diam aja....
sampai sekarang gue masih inget kejadian itu... sedih sih mikirinnya, secara dia temen gue dari kelas 1 SMA.. trus tiba saat kita kelas 2, dia diemin gue... sampai sekarang gue ndak ngerti kenapa........

gue memang tidak terlalu ngambil pusing saat itu, secara SMA bagi gue adalah penjara, jadi gue lebih sering berada di luar sekolah dibanding di sekolah saat itu,,,, tapi saat tahu ada orang yang tidak lagi mau jadi temen gue, agak membuat luka di ego gue... hehehe....

makanya sampai hari ini gue ngak bakal lupa.... sedih ngebayangin ada satu orang di dunia ini yang tiba-tiba memutuskan untuk tidak menyukai gue, setelah dia berteman cukup lama dengan gue... hiks....

dan sejak itu gue sangat hati-hati milih temen. Ngak mau lagi merasa ada yang salah dari diri gue sampai ada orang yang mau dengan sengaja bikin sakit ati gue....

hehehe... rabu-rabu emang enak buat curhat!



Monday, March 02, 2009

ade ape sama sakit hati?!

ade ape sama sakit ati?!
nyebelin banget!
apalagi saat lo nga bisa bilang kalo lo sakit ati
apalagi saat lo nga bisa nanya kenapa lo di sakitin atinya...

damn it!
ternyata harga jadi anak gede itu mahal banget yah..
kudu dibayar sama kewarasan dan ketabahan untuk ngak nampar mulut orang yang dengan seenak udelnya nyindir, tapi belaga ngak ngerti kalo GUE CUKUP PINTER UNTUK NGERTI...

damn it!
apa susahnya sih ngomong aja terang2an jadi kita bisa ngebahas ini baik2... aneh... !
padahal yang dikatain kaya anak2 itu gue... hiks... waduh.. enak kali ye, bintang dingin di hari dan hati panas seperti ini!

Monday, February 16, 2009

Roller Coaster vs the Merry go round

 The roller coaster is my favorite ride, begitu ungkap nenek berumur 78 tahun itu. Menurutnya semua rasa bercampur saat kita naik roller coaster. Takut, tegang, senang, gembira, ragu-ragu, cemas, penasaran dan segala macam. Rasa itu lah yang-katanya-membuat kita lebih hidup. Tapi,ujar si nenek tadi, ada juga orang yang lebih memilih naik merry-go-round yang hanya bisa berputar-putar saja. Permainan macam apa itu? sungguh sangat membosankan, demikian tambah nenek tadi.

Paragraph di atas dikutip dari sebuah adegan yang baru aja gue liat di film Parenthood yang ada di HBO. Sebuah film sederhana yang berhasil (menurut gue) menangkap esensi hidup berkeluarga.

Well, is not the film I wanna talk about. It’s actually the words above that grabbed my mind.
Gue langsung mikir, bila gue ditawarin roller coaster atau merry go round, mana yang bakal gue pilih? Mmmm… pastinya sih gue ngak bakal milih naik roller coaster. Gue ndak suka naik benda itu, gue ngak ngerti kenapa gue harus bayar untuk mengalami hal yang gue hadapi setiap hari.. hehehehe…. Tapi gara2 film itu gue jadi mikir, apakah gue type roller coaster atau merry go round yah? cinta sama idup gue yang kaya roller coaster ini, jadi apakah gue itu tipe manusia yang  gemar tantangan dan dinamis, tapi kenapa kalau di taman hiburan gue memilih naik merry go round.. yang notabene adalah sesuatu yang menurut film ini merupakan tipe orang yang membosankan. Huh… apa emang bener yah kata-kata yang bilang “hei.. its just a movie, baby!” hehehe tapi on the other hand gue sangat percaya bahwa film adalah hasil dari pemahaman manusia terhadap lingkungan dan dirinya… mati deh, ini sebabnya orang tidak boleh sering-sering nongkrong di rumah sendirian… hiks… jadi mikir yang enggak enggak…. Hiks…

lagu untuk hari ini!

"Because Of You"
Kelly Clarkson

I will not make the same mistakes that you did
I will not let myself
Cause my heart so much misery
I will not break the way you did,
You fell so hard
I've learned the hard way
To never let it get that far

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I lose my way
And it's not too long before you point it out
I cannot cry
Because I know that's weakness in your eyes
I'm forced to fake
A smile, a laugh everyday of my life
My heart can't possibly break
When it wasn't even whole to start with

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I find it hard to trust not only me, but everyone around me
Because of you
I am afraid

I watched you die
I heard you cry every night in your sleep
I was so young
You should have known better than to lean on me
You never thought of anyone else
You just saw your pain
And now I cry in the middle of the night
For the same damn thing

Because of you
I never stray too far from the sidewalk
Because of you
I learned to play on the safe side so I don't get hurt
Because of you
I try my hardest just to forget everything
Because of you
I don't know how to let anyone else in
Because of you
I'm ashamed of my life because it's empty
Because of you
I am afraid

Because of you
Because of you

untuk bulan february #2

"Tak bisakah kau menerima fakta bahwa dia mencintainya? Tapi apakah artinya itu, bila dengan kau, dia merasa bahagia?"

Agatha Christie - Mawar Tak Berduri
(terjemahan bebas dari gue)
Happy February, bung!

Tuesday, February 10, 2009

untuk bulan february #1

"Kalau gue punya kemampuan memindahkan benda dengan pikiran, yang pertama gue lakuin adalah mindahin lo ke samping gue, jadi kita bisa puas ngobrol ngak pake penghalang telepon ini!"

(2008)
happy february, bung!



Sunday, February 08, 2009

Jarak Terjauh (sebuah tulisan ndak penting!)

menurut sebuah film China absurd yang ngak sengaja gue tonton sebuah malam yang sepi, sangat menohok di dada... gue tulis aja yah, biar gue inget selalu bahwa ada banyak orang yang jadi korban sesuatu yang dikenal sebagai rasa....

"JARAK TERJAUH DI DUNIA INI ADALAH SAAT AKU BERDIRI DI DEPANMU TANPA BISA BERSAMAMU"

deng.. deng...
buat temen2 gue yang sedang menderita... enjoy guys....
masih banyak versi cerita patah hati, you guys are not alone!

Aku kangen kowe

Lirik itu tiba2 berkumandang di bus transyogya yang sedang gue tumpangi. Pry dan Nuri -yang ada di bis itu bersama dengan gue- memasang tampang 'ngakak dan guling-guling'.. bahkan mereka mencoba mengikuti lagu pop ala backstreet boys dengan lirik njawani itu...

gue yang ternyata lebih kalem dari mereka, pura-pura ndak kenal mereka dan ndak memusingkan lagu jawa dengan teks menyedihkan itu.

tiba2 Pry mengungkapkan sebuah pertanyaan yang bisa jadi akan berubah menjadi sebuah diskusi panjang....

"Kenapa teksnya harus pake kata kowe yah?" demikian pertanyaan pria yang rela menampung gue dan Nuri selama beberapa hari di tempatnya yang nyaman itu.  

nuri kepancing omongan Pry dan mencoba menyanggah pendapat Pry sambil menahan tawa. tapi Pry tetap Pry yang keukeuh dengan pendapatnya... akhirnya diskusi terjadi ditengah iringan lagu rindu ngak penting dan derai tawa kedua anak yang gue akui sebagai temen itu.

gue mencoba menengahi dengan omongan sederhana ala gue... "udahlah Pry, itu kan lagunya dia.. kalau lo merasa liriknya ndak ok, yah bikin aja lagu sendiri...."

hehehe...
pemikiran sederhana yang datang atas dasar ketidak pedulian itu akhirnya jadi bumerang bagi gue beberapa saat setelah itu. Sepertinya semesta mau menghukum gue karena:

1) menghancurkan upaya Pry untuk berdiskusi
2) mencela lagu itu
3) ngak peduli sama orang lain

Hukumannya? sebuah sabtu sore lagu ajaib itu terlintas di kepala gue dan ngak mau pergi selama 3 hari saat ada pertanyaan apa kabarmu dari lelaki terlarang yang masih terus memesona gue sampai detik ini!

hehehehe.....
saya baik2 saja, bung. Thanks for asking!


*curcol beratz*
**lagi kangen nulis, sehingga keluarlah yang ceme-ceme gini**

Wednesday, February 04, 2009

Liburan ke Yogya yang Singkat dan Padat bag 2




Minggu 31 /01
Bangun Pagi dengan acara ke Museum Ulen Sentanu di Kaliurang....niatnya sih mau berangkat pagi jaya, sayang badan ngak bisa boong dan umur ngak ngerasa malu untuk ngasih tau jumlah nya yang sebenarnya... hahaha
acara ke Kaliurang sedikit molor dari rencana semula ... tapi tetap kita berangkat dengan semangat, walau sama sekali buta mengenai tempat tujuan kita... hehehe.. setelah tanya sana sini... dan mendapat jawaban negatif, kita tidur di bus ke arah kaliurang, berharap nanti setelah bangun ada yang tahu di mana museum itu berada...hehehe...

sekitar jam 10 an kita sampai di museum itu, setelah menunggu beberapa menit untuk guidenya, akhirnya kita masuk ke museum ullen sentanu yang banyak dibicarakan orang ini... *eh ternyata ndak boleh foto2 di museum ini jadi kalian ndak bisa liat isinya*

entah kenapa museum ini dibuat berliku dan gelap.. mungkin untuk menambah aura misteri mengenai kehidupan keraton yang dahulu tidak boleh dibicarakan orang. tapi aura misteri itu langsung hancur berantakan saat kita bertiga (gue, nuri dan pry) menginjakkan kaki ke tempat itu..... "Mbak kita ke sini," suara lembut guide yang terkesan terburu2 memaksa gue dan nuri yang sedang sibuk membaca sejarah berdirinya museum di sebelah pintu masuk untuk mengikuti langkah kecilnya.Ughhh.. ade ape buru2, pikiran itu melintas di kepala gue saat liat wajah ngak sabaran mbak guide itu.

Pry mah udah dengan manis deket2 sama si mbak yang sudah mulai -dengan kecepatan tinggi- membuka kisahnya mengenai museum ini.

lukisan demi lukisan dengan sigap diceritakan dengan kesan terburu-buru.... semua lukisan di bagian pertama menggambarkan kemampuan seorang putri solo yang pintar menari dan cantik.

Ada insiden kecil saat guide itu bercerita bagaimana si putri cantik sekali itu menari di belanda dengan musik pengiringnya di mainkan dari kraton. Kepala gue yang terlalu imajinatif ini membayangkan bagaimana magis tarian yang musiknya datang dari pulau jawa.. tiba2 informasi terakhir dari mbak guide meluluhlantahkan semua itu... "Iya para pemusik memainkan musiknya di jawa dan didengarkan di Belanda melalui radio"

Damn... there goes the magical world i dreamt of....

heheheh... tour selanjutnya cukup informatif (bila Anda tertarik sama gosip-gosip kraton jaman itu) .. kita diberi tahu siapa pacaran siapa, kenapa ini ndak kawin sama ini.. berasa dengerin infotainment jaman dulu... hehehhe

selepas kaliurang... jadwal mulai berantakan...niatnya makan siang di sebuah resto vegetarian dan dilanjutkan ke pabrik tegel.. gagal total... resto vegetariannya ndak ketemu dan pabrik tegelnya tutup karena hari minggu (HIKS...)

tapi utk menutupi kekecewaan itu kita jalan2 ke Bringharjo dan beli baju kembaran (lho.. emang baju kembaran bisa bikin hati seneng yah?)

setelah cape berjalan2, pry mau kencan malam itu sehingga gue dan nuri bermain berdua saja di museum mainan tradisional kolong tangga di Taman Budaya Yogya... seru.... dan ternyata hari itu mereka sedang mengadakan syukuran satu tahun berdirinya museum itu.... asyik banget liat mainan2 kuno. Informatif banget museumnya, seru nongkrong di sana.... oh ya, tiap 8 bulan sekali mainan di museum itu diganti isinya.. jadi pengunjung ndak bosen2 main ke sana... secara ini museum mainan yang diperuntukkan bagi anak, jadi pengunjung boleh main permainan yang dipajang, dengan syarat pengunjungnya adalah anak-anak.. hahahaha kalau udah mencapai umur gue mah.. cuma boleh liat doang,,, hehehehe....

setelah bermain di museum, kita pulang... dengan rencana mau nongkrong malam2 di yogya.. sayangnya niat besar tenaga kurang, walhasil kita bobok dengan sukses....

Monday, February 02, 2009

Liburan ke Yogya yang Singkat dan Padat bag 1




sebenernya ide berlibur untuk menengok seorang sahabat yang terdampar di kota gue ini sudah ada di kepala cukup lama... tapi baru akhir minggu kemarin semuanya terlaksana... tanpa ba-bi-bu gue dan nuri ngepak ransel dan berangkat setelah mendapat tiket kereta taksaka II hari senin selumnya...

berikut jurnal perjalanan gue dan nuri menjelajah kota kesayangan gue ...

Jumat 30/01

pagi ngantor seperti biasa, namun hati, kepala dan jiwa sudah merasa liburan. Entah bagaimana 8 jam kerja itu gue laluin jumat yang lalu itu.. hehehe... akhirnya waktu menunjukkan pukul 4. Nuri memutuskan untuk berlatih yoga dulu, sedang gue (yang males ngapa2in sore itu nongkrong di lapangan bola kambing melihat anak2 femina latihan bola... tiba2 hujan deras menghajar kota hiruk pikuk ini... mmm... bolanya bubar, dan gue berangkat ke gym untuk nongkrong di sauna dan numpang mandi.

jam 7 kurang, sebuah kejadian yang bikin panik terjadi... untung semuanya bisa di tanggulangi dengan baik, walau sempat terlontar permintaan maaf sebagai berikut "maaf ya, mbak. Saya ngak bermaksud marah sama mbak tapi saya sebel banget sama benda ini..." dan kalimat permintaan maaf itu dilanjutkan dengan omelan selanjutnya... hahaha.. seru... acungan jempol buat nuri atas ketenangannya menghadapi kejadian itu!!! terima kasih juga buat imelda yg mau nemenin kita sampai harus naik ojek untuk mengejar kereta ke solo.

jam 8.15... kereta yang akan membawa kita ke yogya berangkat.. berbekal alat merajut gue ngobrol sama nuri sambil merajut.. niatnya sih sampe yogya rajutan udah bisa jadi scarf, nyatanya.. cuma kuat 30 menit.. abis itu molor jaya... hahahaha....

Sabtu, 31/01

hari terakhir bulan Januari gue sampe di stasiun tertua di Indonesia... disambut hujan liris yang tidak berhenti2 gue menuju tempat kediaman pry--yang suprisingly sudah bangun jam 5 pagi itu, dan bahkan berniat menjemput kita...---

setelah ngobrol, ngakak, mandi, makan pagi.. kita bertiga (gue, nuri, pry) menuju kantor pry selama di kota ini (sempet nengok rumah gue sebentar sebagai syarat masuk kota yogya). Sesampainya di kantor pry, hujan turun gokil jaya! mmm.. sebel juga sih, kebayang rencana gue dan nuri untuk ke tamansari bisa berantakan. namun rain or shine tetep kita bulatkan tekad untuk menuju tempat pemandian putri raja itu... sekitar jam 10-an kita berangkat ke arah kraton dengan naik bis dan berjalan menembus alun-alun yang dipenuhi dengan perangkat pasar malam (kemarin-menurut koran-acara sekatenan kraton yogya di buka dan sebulan penuh akan ada pasar malam)

Taman Sari keren pisan!!!!! hahaha.. speechless gue melihat itu semua... ngak peduli sama ujan rintik2 yang ngebasahin badan gue, gue terpukau sama semua yang ada di depan mata gue.. mulai dari cerita sampe peninggalan yang ada bikin gue jatuh cinta...

agenda selanjutnya adalah kraton... sayang kraton ndak begitu menarik karena mungkin udah terlalu lelah mengelilingi taman sari dan mesjid bawah air .. dan ditambah ada rombongan anak SMA yang sedang studi tour yang bikin ramai kraton yang harusnya sepi dan magis itu.

setelah sumpeh cape banget muterin itu semua... gue dan nuri beranjak ke ugm untuk bertemu seorang teman dan makan siang bersamanya...

jam 2 siang, di ugm... makan siang lezar pisan di gudek bu ahmad di seberang fakultas teknik bikin badan yang udah cape setengah mati jadi bugar lagi.. akhirnya gue, nuri dan mb novi ke depan kantor pusat ugm yang keren banget... dan foto2lah kita di sana.. ngak peduli ujan dan langit yang mendung,,, niat foto akhirnya dipuaskan...

jam 3.30 siang kita jemput pry di kantornya... dia ternyata sudah siap mengantar kita ke Candi Boko! gue ndak pernah ke tempat ini sebelumnya, tapi denger2 kabar tempat ini keren pisan...

setelah naik trans yogya, setelah mempermalukan diri di depan anak sma di bis nyaman itu dan setelah berjubelan menuju prambanan, akhirnya kita sampai di pangkalan ojek yang membawa kita ke Candi Boko...

"Jangan lama-lama ya, mbak!"
begitu si tukang ojek memperingati kami bertiga yang berlarian ke Candi -yang n'aujubile jauhnye itu- mengejar sunset.... gokil, gue narik napas dalam waktu sampai di depan bangunan candi itu... rasa merinding, kagum sama , sebel karena kehabisan napas menjadi satu... hati gue rasanya damai banget di sana... saking damainya gue sampai ketakutan sendiri... dan imajinasi gue menjadi liar dan membayangkan hal-hal aneh-aneh seperti adanya lorong waktu yang dapat menarik gue ke masa lalu, atau ada zona waktu yang menangkap gue --seperti bermuda triangle-- di tempat itu...

sambil motret gue coba membayangkan apa yang terjadi di tempat ini... para pedoa dan pelajar dengan jubah-jubah putih dan rambut di cepol bersliweran dengan kitab2 besar di tangan... oh my... rasanya indah banget... surreal apalagi dengan semburat jingga di langit ... kebayang bagaimana rasanya jadi pelajar di tempat itu... kerjanya hanya belajar, berdoa dan melihat langit... gokil! siapa yang mau cepet lulus kalau begitu keadaannya?

matahari turun... langit gelap... bayangan2 kengerian mengenai lorong waktu dan twilight zone makin menantjap di kepala... damn.. sumpe gue takut bener... antara mau buru2 turun sendirian atau menunggu pry dan nuri yang masih seru motret bikin gue mau nangis... hik.. kalo beneran tempat ini kaya bermuda triangle, gue ndak mau ilang sendirian... dan gue juga ngak mau nuri dan pry aja yang ditangkap lorong waktu dan ninggalin gue sendirian di dunia nyata... dilematis..membingungkan... ah...... CEPETAN TURUN 'WI, PRY!!!!!!!

akhirnya kita semua turun dengan selamat walau kedinginan jaya.... karena naek ojek sore2 itu ternyata dingin pisan! hehehe

jam 6.30 pm itu kita sampe di halte trans yogya, pry tiba2 ngidam duren! hahaha dasar! akhirnya kita nongkrong di pasar nungguin pry makan benda yang kabarnya enak banget itu....

jam 7 an kita naik transyogya.
"Bis Trans ini seperti semua lelaki dalam hidup gue, hanya lewat tanpa mau berhenti dan ngangkut gue!" ada curhat colongan saat di antrian bus itu...HAHAHAAHA.. emang ngak penting tapi layak di catat.. karena gue ngakak setengah mati dengernya...

jam 9an kita sebenernya sudah lelah, tapi masih ada satu agenda yang kudu di kerjakan...
Ke Memento... sebuah cafe yang baru ditemukan oleh pry... makanannya sih standart tapi nyaman banget denger gitar yang di mainkan oleh homeband cafe itu... sumpe gue seneng banget... sayang gue ngantuk dan cape beratz jadi jam 11 kita cabut meninggalkan musik keren dan suara mbak2 yang keren yang jadi pengiring cabikan gitar yang gue mau bungkus bawa pulang itu... hehehehe



Thursday, January 15, 2009

Tim RDI Bergoyang




Siang-siang
di atap
barengan anak sekantor
enaknya ngapain hayo?
yah.. begoyang dong!
hehehe

bagi yang penasaran sama penampilan RDI nanti sore, berikut sedikit teasernya.. wakakakak...

ramalan

Belakangan ini gue lagi tertarik sama dunia ramal meramal. Berawal dari buku-buku astrologi yang –pada akhir tahun 2008- berserakan di kantor gue… iseng2 baca dan nagih.. hehehe…

Nah tadi malam, gue membawa ketagihan itu ke taraf yang lebih tinggi. Memang bukan lompatan pembaruan yang belum pernah dicoba oleh orang, tapi bagi gue apa yang gue lakukan tadi malam adalah sebuah pengalaman pertama yang menegangkan…

Enough with the prolog.. lets just read what happened last nite.

Begini awalnya…

Tadi malam adalah kali kedua gue menginjakkan kaki di Grand Indonesia dalam 2 pekan ini –bagi perempuan yang jarang nge-mall, ini merupakan sebuah rekor baru! Minggu lalu,tugas membawa gue ke Grand Indonesia untuk meliput Festival Peranakan yang diadakan oleh Grand Indonesia dengan Forum Kajian Antropologi Indonesia (FKAI) dalam menyambut imlek. Di tengah suasana imlek itu, gue melihat ada booth peramal. Ihhh.. mau deh, begitu pikiran gue –yang entah kenapa belakangan ini punya efek suara bencong- tapi sayang karena pembukaan festival nya lama dan mendadak ketemu dengan beberapa orang yang sudah lama tidak gue jumpai…. Oh ya dan ditambah ada seorang teman yang sedang menungguin gue di pojok Jakarta.. walhasil keinginan untuk pergi ke booth peramal itu terlupakan…

Nah, memang benar kata orang jodoh ndak akan kemana…karena tadi malem, gue –lagilagi dibawa sama tugas- berada di Grand Indonesia, kali ini ke press conference-nya Pintu Terlarang. Karena prescon-nya tepat waktu, jadi menyisakan waktu bagi gue untuk PERGI KE BOOTH PERAMAL!!!

Mama A***e begitu namanya orang yang ada di balik layar dalam booth peramal. Setelah mendaftarkan diri dan menunggu more-than-i-wanted-to akhirnya giliran gue masuk ke ruang ramal.

DENG DENG DENG…seperti hal-hal idiotic yang sering gue lakukan sebelumnya, gue selalu merasa panik pada saat akan melakukan the actual thing… dengan gugup gue masuk ke dalam ruang ramal. No thanks to dua mbak2 yang dengan hebohnya meramalkan diri.... (untung uwie ikut masuk untuk moral support bagi novice di dunia ramal meramal ini)

Tahun berapa?

Sesaat gue pikir si mama nanya tahun berapa saat ini… (duh!) tapi sebelum mulut gue mengikuti otak gue, ada bisikan yang entah datangnya dari mana,  yang bilang ‘tahun lahir kaleee…’ Jadi langkah pertama gue di depan si mama tidak memalukan.

Ada pacar? Mantan? Kecengan?orang yang dekat

Gue nganga.. what?
Pikiran pertama: gokil si mama tau konsep kecengan!
Pikiran kedua : huh?kok kaya ke dokter, ditanya-tanya.. bukannya peramal kudunya meramal dan menebak tentang diri gue…
Pikiran ketiga : kenapa si mama nanyanya langsung kea rah sini? Ini mama atau ibu gue di rumah seh… hahahahaha
Pikiran keempat : si nyamyam yang ternyata masih single itu termasuk kecengan atau bukan yah? Hahahahaha

Well, eniwei..  gue melewati itu dengan tampang yang kata uwie seperti anak SD nungguin gurunya ngasih hukuman….sejujurnya gue juga ngerasa diri gue melongo berat, secara yah it’s my first time…jadi gue lagi mencoba meresapi apa yang sedang terjadi..

Lalu air bah itu datang….Dengan kecepatan tinggi, si mama membeberkan ramalannya. Gue yang belum siap makin melongo dengantatapan mata yang lebar...

Badan kamu kaya lelaki, gaya kamu kaya lelaki, kamu tidak bedak-an, rambut kamu pendek, kamu kegendutan… itu semua menghalangi kamu punya pacar…
Jadi besok-besok kamu bedakan, turunin berat badan barang 2 kilo, panjangin rambut….

What? ini peramal apa pengamat fashion? Itu pikiran pertama yang melintas di kepala gue yang dodol ini…
pikiran kedua : mmm…. Anjurannya bisa dilakukan kok …
pikiran ketiga: eh… gue emang lagi nyari cowok yah?.. tiba-tiba sedikit bingung sama skala prioritas gue saat ini.. heheheh

Dari awalan itu si mama langsung terus meramal tentang karier dan hidup gue. *ngak usah diceritain yah, ngebosenin sih.. abis ttg gue banget*

Gue merasa seneng banget di ramal, walau banyak yang hal yang bikin gue mikir 'ah masa sih' tp the thought of hidup gue bisa diprediksi selanjutnya bikin gue pengen buru2 ngejalanin idup gue selanjutnya just to prove whether ramalan itu bener apa kaga...

..
Well demikianlah cerita mengenai pengalaman perdana gue diramal sama seorang peramal bonafid yang malam itu memasang tanda free diposternya, namun memberi kita (maksudnya orang yang mau diramal) amplop merah untuk sumbangan serelanya…

Nantikan edisi kedua detta dan dunia ramal meramal ..
karena sepertinya hal-hal ini menyenangkan

(kalo ndak percaya liat aja uwie yang begitu keluar dari booth itu ngakak kenceng keceng sepanjang Grand Indonesia-siyalan lu ‘wi!)

ada ide gue selanjutnya harus ke mana?

Tuesday, January 06, 2009

Ganteng, euy!

"Ganteng, ya?"
kalimat tanya retoris milik gue ini sering kali mendulang banyak tanggapan.

"Hush, anak perempuan ndak boleh ngomong begitu. Ndak baik" adalah satu tanggapan yang ndak bakal gue lupa. Tanggapan yang paling sering gue terima untuk pernyataan gue di atas itu adalah "Ya ampyun, det.. serius lo?"

Semua tanggapan itu gue tanggapi (hehehe) dengan ketawa. Padahal kepala gue merekam semua itu dan bertanya-tanya kenapa banyak orang ndak sama konsep gantengnya sama gue.

gue inget waktu kuliah gue tergila2 sama sosok drummer pendiam yang tinggi dan gondrong. Semua temen gue mengernyit saat gue memandangi si sosok yang gue cap ganteng itu dengan mupeng. Padahal menurut gue kegantengan orang ini jelas kok. kulit putih, banyak senyum, tinggi, rahang kotak... nyum... tapi kenapa tetep orang heran sama alasan gue nyebut dia ganteng yah?

Di masa itu pula gue suka banget memandangi satu lelaki dengan alis tebal yang seminggu sekali selama 2 semester nongkrong sama gue di sebuah komunitas. Gue ndak tergila2 sama dia, tp menurut gue dia ganteng. Pertama kali ketemu sama dia, gue melihat dia menutup mata dan bersandar di sebuah taman. Waktu itu cahaya matahari  sore jatuh di mukanya, dan gue nge-batin- gokil keren banget tulang mukanya... Dengan kulitnya yang kecoklatan dan alisnya yang tebal.. dia keliatan laki  banget,,,, herannya, dia (yang setelah itu jadi temen gue) suka cerita betapa banyak cewek yang nolak cintanya.. dia merasa dirinya tidak cukup ganteng.... tinggal gue yang menggeleng.. gokil!

Tambah umur, harus gue akui memang konsep ganteng gue mulai menunjukkan keganjilannya. tapi  tidaklah jauh-jauh banget dari konsep ganteng di awal tadi.

lelaki berumur 50-an dengan tas kulit pudar yang di sandang dipundaknya menurut gue sangat ganteng. Apalagi saat mendengar dia berdiri bicara mengenai kajian budaya dengan kemeja kotak-kotak digulung lengannya sambil bersandar di depan kelas dengan santai sambil bersedekap. 2 jam kuliah ndak berasa, baby!!!

suara berat orang yang berbicara dengan pronounciation inggris yang tepat, bisa membuat sosok yang sebelumnya tidak pernah keliatan, jadi ganteng bagi gue...

yang menurut gue agak aneh adalah sosok lelaki yang terlihat baik hati dan tidak sombong dengan suara tertawanya yang khas yang gue cap ganteng, ternyata tetep dianggap aneh oleh temen-temen gue. Kecakapannya memilih pakaian, kerapiannya menjaga dirinya, kemampuannya mempertahankan sweater dipundaknya untuk tetap terlihat apik sepanjang hari, tidak bikin temen2 gue menyetujui pemberian label ganteng gue ke sosok orang itu.

lelaki botak dengan mata besar yang penuh ekspresi yang gue anggap ganteng beratz, diketawain sama temen2 gue (kecuali 2 perempuan yang nonton film lelaki itu bareng sama gue dan mendesah tiap kali si bapak masuk frame)

jadi kaya gimana sih ganteng itu? karena setiap kali gue men-cap- seorang ganteng, rasanya banyak suara yang menolak cap itu... bukannya gue menolak suara-suara itu ... tapi gue cuma mau tahu apakah ada standart ke-gantengan.. karena gue lihat sepertinya perempuan cantik itu punya definisi yang tegas... kenapa kalau pria ganteng tidak yah?

mmmm....tanya kenapa?